BPBD Luwu Catat 2.896 Warga Masih Mengungsi akibat Banjir dan Longsor
📅 Kamis, 16 Mei 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis"Alhamdulillah, makanan masuk dan kesehatan juga diperhatikan, kami berterima kasih," kata dia di posko pengungsian.
Selain Midun, pengungsi lain Kecamatan Bajo, Kurniaty (33 tahun) mengatakan telah meninggalkan desanya, Tibussang Kecamatan Latimojong sejak Hari Sabtu (4 Mei 2024) bersama 7 orang anggota keluarganya yang terdiri dari orang tua, adik, anak dan serta suami.
Sama seperti Midun, ia bersama anggota keluarga dan anaknya yang masih berusia 2 tahun menempuh 4 jam berjalan kaki untuk mencapai lokasi pengungsian.
Kepala Dinas Sosial Sulsel, Abdul Malik Faisal memastikan tidak ada kendala berarti dalam distribusi logistik yang dilakukan di setiap kecamatan yang terdampak bencana.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Baik melalui jalur darat maupun udara, terus kami drop, utamanya di 12 desa di Kecamatan Latimojong yang sebelumnya terisolir akibat terputusnya akses jalan," ujarnya.
Dari data yang ada hingga Selasa, 14 Mei 2024, total beras yang telah disalurkan ke seluruh kabupaten terdampak bencana di Sulsel berjumlah 152 ton.
"Penyaluran ini terus kami laksanakan dari posko induk, baik berupa kebutuhan pangan maupun sandang, tikar, bantal, selimut, obat-obatan, hingga mainan untuk anak-anak di tempat pengungsian," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!