Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPKP Pastikan Kasus Antraks tak Ditemukan di Tangerang

📅 Rabu, 15 Mei 2024, 16:19 WIB | Oleh:
DPKP Pastikan Kasus Antraks tak Ditemukan di Tangerang Doc: ANTARA/Azmi Samsul Maarif
Ket. Ilustrasi - Sapi hewan Kkurban Idul Adha.

Tangerang -- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Banten, memastikan kasus antraks atau penyakit menular pada hewan tidak ditemukan di wilayahnya tersebut.

"Sejauh ini kita belum menemukan kasus antraks, dan mudah-mudahan tidak ada," ucap Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Asep Jatmika Sutrisno, di Tangerang, Rabu.

Ia mengatakan, meski kasus antraks di beberapa daerah di Indonesia telah muncul, namun pihaknya dapat memastikan keadaan hewan ternak, baik itu sapi maupun kambing di wilayahnya itu kini masih dalam kondisi aman.

Meski demikian, lanjut Asep, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tetap menjaga kondusivitas dan antisipasi kemunculan penyakit menular pada hewan ternak tersebut.

"Hal ini guna mengantisipasi hewan kurban terkena PMK atau antraks dikonsumsi oleh masyarakat," katanya.

Dalam hal ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang melakukan upaya pengawasan terhadap 664 lapak penjual hewan kurban yang ada di daerahnya.

"Kami akan menerjunkan kurang lebih 100 petugas untuk melakukan pengawasan terhadap 664 titik lapak penjualan hewan kurban. Seluruh hewan serta kebersihan kandangnya akan diperiksa," ungkapnya.

Dalam waktu dekat, katanya, sekitar 100 petugas akan dikumpulkan terlebih dahulu pada 10 Juni nanti. Mereka diberikan pembekalan bagaimana memeriksa hewan kurban yang memenuhi syarat baik dari fisik, gejala-gejala dan sebagainya.

"Bila telah dibekali barulah mereka (100 petugas, red) turun ke 664 lapak. Kemudian nantinya akan diberikan tanda sehat baik dari hewan itu sendiri maupun lapak berupa stiker," tuturnya.

Selain itu, sebanyak sembilan dokter hewan akan diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan yang bakal dijadikan konsumsi masyarakat umum.

Adapun untuk kegiatan pengawasan ini dilakukan mulai 11 hingga 21 Juni 2024 atau hingga Hari Tasyrik (tiga hari setelah Idul Adha). Pengawasan ini dilakukan selama 20 hari hingga H+3 lebaran.

"Sebab, kami juga rutin melakukan pemeriksaan dan memberikan vaksin kepada hewan ternak yang ada di Kabupaten Tangerang ini. Tidak hanya sapi, kerbau, kambing dan domba pun rutin divaksinasi," kata Asep.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.