Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antisipasi Penyakit Hewan, DKPP Bantul Pantau Tempat Penampungan Ternak

📅 Rabu, 15 Mei 2024, 17:22 WIB | Oleh:
Antisipasi Penyakit Hewan, DKPP Bantul Pantau Tempat Penampungan Ternak Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Ternak sapi di wilayah Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

BANTUL - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta memantau atau mengecek tempat tempat penampungan ternak antisipasi penyakit hewan yang menular atau zoonosis menghadapi hari raya Idul Adha 1445 Hijriah.

"Kita sejak awal Mei ini sudah mulai cek ke tempat penampungan ternak, ke pasar hewan, antisipasi jangan sampai ada penyakit zoonosis di Bantul," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul Joko Waluyo di Bantul, Rabu.

Menurut dia, pemantauan maupun pengecekan ke tempat penampungan ternak maupun pasar hewan di Bantul tersebut diupayakan mengingat saat ini sudah mulai muncul pedagang hewan kurban untuk dipotong pada Lebaran Haji 2024.

"Harapannya nanti sohibul (orang yang berkurban) aman dalam melaksanakan pemotongan hewan kurban di Idul Adha, sehingga masyarakat mendapatkan daging hewan yang sehat, aman dan layak konsumsi," katanya.

Joko mengatakan, di wilayah Kabupaten Bantul memang tidak memiliki pos lalu lintas ternak seperti yang ada di wilayah Kabupaten Kulonprogo dan Sleman, hanya saja ternak yang didatangkan dari luar masuk ke Bantul diperiksa kondisi kesehatan hewannya.

"Kita di Bantul lalu lintas ternak tidak punya, yang punya Sleman dan Kulon Progo, cuma ternak ternak yang masuk ke Bantul itu harus ada SKKH (surat keterangan kesehatan hewan) setelah ternak-ternak itu diperiksa oleh petugas kesehatan hewan," katanya.

Pihaknya juga berharap, para peternak maupun pengusaha hewan kurban ketika mendatangkan hewan dari luar daerah, jangan langsung dicampur dengan ternak lama di kandangnya yang kondisinya sehat.

"Harapan kami kepada para penampung ternak, ternak baru agar ditampung dulu, dipisah dengan ternak yang lama, agar jangan sampai ternak baru membawa penyakit menulari ternak yang lama," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.