Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kaledonia Baru Umumkan Jam Malam Pasca-kerusuhan terkait Reformasi Pemilu

📅 Selasa, 14 Mei 2024, 14:27 WIB | Oleh: Tim Penulis

Banyak tempat usaha lain yang juga mengalami percobaan pembobolan dan hanya sedikit toko yang buka. Antrean panjang terjadi di depan beberapa yang masih buka.

Ratusan mobil dibakar, begitu pula lebih dari 30 tempat usaha, toko dan pabrik, menurut sekelompok perwakilan pengusaha.

Kelompok tersebut mengeluarkan seruan untuk tetap tenang dan mengatakan hampir 1.000 pekerjaan di pulau itu terancam akibat kerusuhan tersebut.

Jaringan transportasi umum di pulau itu juga terputus. Maskapai penerbangan utama wilayah tersebut, Aircalin, membatalkan semua penerbangannya pada hari Selasa.

"Saya merasa sedih," Jean-Franck Jallet, pemilik toko daging yang berhasil diselamatkan petugas pemadam kebakaran dari kobaran api. "Saya kira kami (penduduk pulau) bisa hidup berdampingan, tapi ternyata tidak berhasil. Terlalu banyak kebohongan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

59 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.