Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

76 Juta Orang Menjadi Pengungsi Internal di Seluruh Dunia

📅 Selasa, 14 Mei 2024, 11:28 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ini adalah jumlah perpindahan paksa tertinggi kedua dalam setahun setelah Ukraina yang berjumlah 16,9 juta pada tahun 2022.

Dari 26,4 juta pengungsian akibat bencana, sepertiganya terjadi di Tiongkok dan Turki akibat cuaca buruk dan gempa bumi berkekuatan besar.

IDMC dibentuk oleh Dewan Pengungsi Norwegia pada tahun 1998.

"Kami belum pernah mencatat begitu banyak orang yang terpaksa meninggalkan rumah dan komunitas mereka. Ini adalah keputusan yang sangat buruk atas kegagalan pencegahan konflik dan penciptaan perdamaian," kata Ketua NRC Jan Egeland.

"Kurangnya perlindungan dan bantuan yang dialami jutaan orang tidak dapat dibiarkan terus berlanjut."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

30 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.