Tiongkok Dukung Pembangunan Sentralitas Asean
📅 Senin, 13 Mei 2024, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Sekretariat Asean
JAKARTA - Tiongkok kembali menegaskan dukungannya terhadap upaya pembangunan komunitas dan sentralitas Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) serta agar Asean memainkan peran yang lebih besar dalam urusan regional.
Dukungan tersebut disampaikan pada Konsultasi Pejabat Senior Asean-Tiongkok ke-30, diadakan di kantor pusat Asean/Sekretariat Asean, sebagaimana tertera dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu (12/5).
Tiongkok menggarisbawahi bahwa pihaknya terus menempatkan prioritas tinggi pada hubungannya dengan Asean sebagai bagian dari diplomasi lingkungannya.
"Kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai perkembangan di Asean dan Tiongkok, serta kemajuan berkelanjutan kerja sama Asean-Tiongkok selama setahun terakhir," demikian disampaikan di lamanasean.org.
"Kemajuan substansial telah dicapai dalam implementasi berbagai bidang di bawah Rencana Aksi Asean-Tiongkok 2021-2025 dan lampirannya untuk memajukan Kemitraan Strategis Komprehensif (CSP)," imbuh laman tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pertemuan tersebut turut membahas cara-cara untuk lebih meningkatkan kerja sama di bawah CSP, khususnya di bidang perdagangan dan investasi, konektivitas, ekosistem digital, ekonomi biru, energi bersih, pertanian dan ketahanan pangan, budaya, dan pariwisata.
Asean berharap dapat meningkatkan kerja sama praktis di bidang-bidang utamaAsean Outlook on the Indo-Pacific(AOIP), sejalan dengan Pernyataan Bersama tentang kerja sama yang saling menguntungkan dalam AOIP yang diadopsi pada tahun 2023.
Kedua belah pihak juga membahas tema kerja sama tahun ini yakni Tahun Pertukaran Rakyat Asean-Tiongkok. Serangkaian proyek dan kegiatan telah dan akan dilakukan sepanjang tahun di Tiongkok dan negara-negara anggota Asean untuk mendorong pertukaran antar masyarakat antara Asean dan Tiongkok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sedangkan para pejabat senior bertukar pandangan mengenai perkembangan regional dan internasional yang menjadi kepentingan bersama.
Kedua belah pihak juga mencatat perlunya meningkatkan kerja sama untuk mengatasi tantangan regional seperti terorisme, perdagangan manusia, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, dan kejahatan dunia maya. Ant/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!