Kinerja Wasit dan Witan Dominasi Pemberitaan Media Massa dalam Laga Timnas Indonesia U-23 Vs Guinea

Sabtu, 11 Mei 2024, 01:34 WIB

Jakarta - PT Binokular Media Utama (Binokular) mengungkap data bahwakinerja wasit Francois Letexier dan Witan Sulaeman dalam lagaplay-offtim nasional Indonesia U-23 versus Guinea U-23, di INF Clairefontaine, Paris, Perancis, Kamis (9/5), mendominasi pemberitaan media massa.

Manajer News Data Analytics (Newstensity) Binokular, Nicko Mardiansyah, membeberkan berdasarkan kegiatan monitoring pada 9-10 Mei 2024, diketahui bahwa isu teratas yang diberitakan media massa dalam laga tersebut berhubungan dengan jalannya pertandingan, khususnya perilaku ringan ringan tangan wasit yang sangat mudah memberikan kartu merah.

"Kinerja wasit asal Prancis itu cukup disorot media massa, baik dalam laga kontra Guinea yang berujung dua penalti dan kartu merah kepada pelatih Shin Tae-yong (STY)," kata Nicko dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat.

Selain kinerja wasit, posisi Witan Sulaeman yang menjadi kapten menggantikan Rizky Ridho, serta semangat juang di lapangan meski mengalami cedera pada babak pertama juga dibahas oleh media massa.

Ket. Foto: Gelandang Indonesia #08 Witan Sulaeman bereaksi dalam pertandingan play-off pra-Olimpiade antara Indonesia dan Guinea di Clairefontaine-en-Yvelines, selatan Paris, pada Kamis (9/5/2024). — Sumber: Antara/AFP/MIGUEL MEDINA

"Witan Sulaeman menjadi pemain yang paling disorot dalam dua isu, pertama posisinya menjadi kapten menggantikan Rizky Ridho. Kedua, pelanggaran yang dilakukan terhadap Algassime Bah berujung penalti," ujar dia.

Lebih lanjut dia membeberkan, Binokular turut menampilkan klaster dengan jaringan perorangan yang berpusat kepada pelatih STY, yang dihubungkan dengan Justin Hubner, Alfeandra Dewangga, Elkan Baggott, Marselino Ferdinand, dan Rizky Ridho.

Beberapa pemain Guinea juga ikut disorot media, di antaranya paling dominan, yakni Illaiz Moriba yang disebut merupakan mantan pemain Barcelona yang mencetak gol dalam penalti, sekaligus membuat Guinea unggul dari Indonesia 1-0 hingga babak akhir.

Kemudian, apresiasi terhadap perjuangan Garuda Muda, absennya Justin Hubner, Elkan Baggott, dan Rizky Ridho, penyelenggaraan menonton bareng di berbagai daerah, serta bergabungnya Alfreandra Dewangga dalam timnas U-23, termasuk dalam pemberitaan media.

Dari sisi media massa, juga turut menyoroti jalannya pertandingan hidup-mati itu.

Manajer Social Media Data Analytics (Socindex) Binokular, Danu Setio Wihananto, menyebut, keputusan dari wasit pertandingan lagi-lagi mendapatkan sorotan netizen.

Keputusan wasit Francois Letexier, dinilai netizen tidak tepat dalam memberikan dua kali hukuman tendangan penalti untuk Indonesia. KetiadaanVideo Assistant Referee(VAR) pada pertandingan itu, juga cukup disayangkan oleh warganet.

Tidak hanya di media massa, pengguna media sosial Instagram, tambah Danu, juga ramai membincangkan penampilan Witan Sulaeman.

Witan mengalami cedera kepala usai berbenturan dengan pemain Guinea, Issiaga Camara.

Setelah itu, tampak Witan dapat bermain kembali, tetapi dengan kepala dibalut perban. Warganet menyebut Witan seperti menggunakan peci dalam pertandingan tersebut.

Tim Nasional (timnas) U-23 Indonesia gagal melaju ke Olimpiade 2024 karena kalah dari Guinea di tahapanplay-offdengan skor 0-1.

Penalti dari Ilaix Moriba pada menit ke-29, sudah cukup untuk mengubur impian Indonesia berlaga di Olimpiade pada Juli nanti.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.