Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI-Asean Bahas OECD hingga DEFA

📅 Jumat, 03 Mei 2024, 14:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI-Asean Bahas OECD hingga DEFA Doc: ANTARA/HO-Kementerian Koordinator Bidang Perekonom
Ket. Sekjen Kao Kim Hourn (kiri) dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri OECD di Paris, Prancis (3/5/2024).

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Sekretaris Jenderal Asean Kao Kim Hourn di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) di Paris, Prancis.

Dalam pertemuan itu, Airlangga menyampaikan niatannya untuk menjajaki perundingan perdagangan bebas antarkawasan Asean dan Dewan Kerjasama untuk Negara Arab di Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC).

"Indonesia-UAE CEPA dapat menjadi benchmarking bagi Asean dalam mewujudkan FTA (Free Trade Agreement) antarkawasan tersebut," ujar Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (3/5).

Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn juga menyampaikan harapan atas dukungan Indonesia untuk dapat menjembatani kerja sama perdagangan tersebut.

Sekjen Kao juga menyambut perkembangan Indonesia dalam proses aksesi OECD, menyampaikan ucapan atas pencapaian Indonesia yang baru saja menerima peta jalan aksesi OECD.

"Kesuksesan ini juga dirasakan oleh seluruh anggota Asean. Kami berharap negara-negara Asean lain juga mengikuti langkah Indonesia, sehingga dapat meningkatkan keterwakilan dan kepentingan negara-negara Asean di OECD," ungkap Sekjen Kao.

Diskusi juga turut menyinggung mengenai perkembangan inisiatif digitalisasi kawasan, di mana saat ini Asean tengah menegosiasikan Digital Economy Framework Agreement (DEFA) yang diproyeksikan akan meningkatkan nilai ekonomi digital kawasan menjadi 2 triliun dolar AS pada tahun 2030.

Peluncuran perundingan Asean DEFA di 2023 merupakan salah satu prioritas ekonomi yang didorong Indonesia saat Keketuaan Asean tahun lalu dan ditargetkan selesai secara pada tahun 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Menko Airlangga turut mendorong peningkatan kolaborasi antara Asean dan OECD Southeast Asia Regional Programme (SEARP), terutama untuk menjadi platform saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam isu regulasi dan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kerugian Besar Bangsa, Ruma...
Daerah
NTT Terus Diguncang Gempa S...

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Super Jerman Jatuh ke...
Daerah
UMKM Tegal Punya Harapan Ba...
Olahraga
Awal yang Baik bagi Madrid ...

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Program-program Unggulan Go...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Pemkot Buka Bandung Great Sale 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.