Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penajam Tata RTRW dengan Prioritaskan Akses Jalan

📅 Kamis, 02 Mei 2024, 03:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penajam Tata RTRW dengan Prioritaskan Akses Jalan Doc: Antara Kaltim/Nyaman Bagus Purwaniawan
Ket. Ketua Pansus DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur Sariman.

KALIMANTAN TIMUR - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara Sariman mengungkapkan pengembangan akses jalan menjadi prioritas dalam rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang perubahan rencana tata ruang wilayah (RTRW).

"Pengembangan akses jalan antar-daerah jadi prioritas raperda perubahan RTRW," ujar pria yang juga menjadi Ketua Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara itu di Penajam, kemarin.

Pengembangan akses jalan antardaerah itu, menurutnya, akan berdampak signifikan terhadap pembangunan daerah dengan julukan Benuo Taka di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), terutama menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Salah satu pengembangan akses jalan antardaerah dalam perubahan RTRW itu, yakni akses jalan yang menghubungkan antara Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat.

"Masyarakat yang mau yang mau ke Kutai Barat atau warga Kutai Barat akan daerah lain, saat ini harus melalui Kota Samarinda padahal jarak sangat jauh," ujarnya.

Sariman mengatakan masyarakat Kutai Barat menempuh waktu enam jam lewat jalan Sotek-Bongan saat ini. Sedangkan jika akses jalan itu telah diperbaiki dan diperlebar, jarak tempuh yang dibutuhkan hanya dua jam.

Akses jalan itu, lanjutnya, juga memberikan dampak ekonomi bagi Kabupaten Penajam Paser Utara, terutama menuju Pelabuhan Benuo Taka yang akan menjadi pilihan pelabuhan bagi masyarakat Kutai Barat.

"Kebutuhan untuk Kabupaten Kutai Barat yang didatangkan dari luar Kalimantan pasti akan melalui Pelabuhan Benuo Taka," jelasnya.

Rencana Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara untuk memperbaiki dan memperlebar jalan Sotek-Bongan mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat menyusul pembangunan Ibu Kota Nusantara yang sebagian wilayahnya merupakan wilayah kabupaten itu.

Sementara itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi(Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Timur(Kaltim) mengadakan Forum Komunikasi Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri dalam upaya mempersiapkan tenaga kerja profesional menyambut IKN.

"Kami berusaha mempersiapkan tenaga kerja dalam negeri khusus di Provinsi Kaltim menyambut Ibu Kota Nusantara," kata Kepala Bidang Pengembangan Tenaga Kerja, Muhammad Abduh di Samarinda, Senin.

Menurut Abduh kegiatan ini diikuti sebanyak 75 peserta dari sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri dan swasta di Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.