Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paus Fransiskus Mengecam Industri Senjata yang 'Ambil Untung dari Kematian'

📅 Kamis, 02 Mei 2024, 06:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Paus Fransiskus Mengecam Industri Senjata yang 'Ambil Untung dari Kematian' Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Arsip - Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus.

Athena - Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus pada Rabu mengecam industri senjata yang disebutnya "mengambil keuntungan dari kematian".

Di depan khalayak di Vatikan pada Audiensi Umum Rabu, dia mengatakan bahwa saat ini, investasi yang menghasilkan pendapatan terbesar adalah pabrik-pabrik senjata.

"Mendapat keuntungan dari kematian adalah hal yang sangat buruk," katanya seperti dikutip Vatican News.

Fransiskus meminta umat Katolik untuk berdoa bagi perdamaian dan korban perang.

"Perang selalu menjadi kekalahan," kata dia, seraya menyerukan doa bagimereka yang menderita akibat perang di Ukraina dan Palestina.

Fransiskus juga menyoroti kondisi parah yang dialami pengungsi Rohingya di Myanmar akibat perang saudara.

"Mari kita berdoa demi perdamaian, mari kita meminta perdamaian sejati bagi mereka dan seluruh dunia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.