Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Bisa Disepakati, Mesir Ungkap Proposal Baru Gencatan Senjata di Gaza

📅 Selasa, 30 Apr 2024, 01:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Bisa Disepakati, Mesir Ungkap Proposal Baru Gencatan Senjata di Gaza Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry.

Kairo - Mesir mengungkap adanya proposal baru untuk gencatan senjata di Jalur Gaza, yang diblokade Israel untuk membalas serangan kelompok pejuang Hamas Palestina.

"Ada usulan untuk mencapai gencatan senjata di Gaza," kata Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry dalam pertemuan Forum Ekonomi Dunia di Arab Saudi, Senin.

Tanpa menjelaskan lebih lanjut, dia mengatakan telah meminta Hamas dan Israel untuk mempelajari proposal tersebut.

"Kita harus mengakhiri krisis yang sedang berlangsung di Gaza untuk menyelesaikan masalah Palestina," kata Shoukry.

Menlu Mesir itu menegaskan kembali penolakan Kairo terhadap operasi militer Israel di Rafah, yang merupakan rumah bagi lebih dari 1,4 juta pengungsi Palestina. "Kami menekankan perlunya menghindari bencana kemanusiaan terhadap warga sipil," ujar dia.

Delegasi intelijen Mesir mengadakan pembicaraan dengan para pejabat Israel pada Jumat (26/4) untuk membahas usulan kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza.

Proposal baru tersebut mencakup kesediaan Israel untuk membahas "pemulihan ketenangan secara berkelanjutan" di Gaza setelah pembebasan awal sandera atas dasar kemanusiaan, kata dua pejabat Israel kepada situs berita Axios.

Delegasi Hamas dijadwalkan mengunjungi Mesir pada Senin untuk menyampaikan tanggapannya terhadap proposal gencatan senjata.

Delegasi Israel juga diperkirakan akan mengunjungi Mesir pada Selasa (30/4) untuk melakukan negosiasi tidak langsung dengan Hamas mengenai gencatan senjata di Gaza, demikian laporan lembaga penyiaran publik KAN.

Hamas diperkirakan menyandera lebih dari 130 warga Israel, sementara Tel Aviv menahan lebih dari 9.100 warga Palestina di penjara-penjaranya.

Hamas menuntut diakhirinya serangan mematikan Israel di Jalur Gaza dan penarikan pasukan Israel dari wilayah tersebut untuk kesepakatan pertukaran sandera-tahanan dengan Tel Aviv.

Kesepakatan sebelumnya pada November 2023 mencakup pembebasan 81 warga Israel dan 24 warga asing dengan imbalan 240 warga Palestina, termasuk 71 wanita dan 169 anak-anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.