Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Beri Pelatihan Membatik Kepada Puluhan Warga Serang

📅 Selasa, 30 Apr 2024, 00:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Beri Pelatihan Membatik Kepada Puluhan Warga Serang Doc: ANTARA/HO-Pemkab Serang
Ket. Bupati Serang Ratu Tatu Casanah (kedua dari kiri) menyaksikan kain batik di Serang, Banten, Senin (29/4/2024).

Serang - Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Serang, Provinsi Banten memberikan pelatihan membatik kepada puluhan warga agar bisa meningkatkan kualitas produk batik daerah setempat.

Bupati SerangRatu Tatu Casanahdi Serang, Senin, mengatakan program yang sudah berjalan tiga tahun ini bekerja sama dengan Rumah Batik KomarBandung, Jawa Barat.

"Kami jajaran Pemkab Serang dengan masyarakat perajin, kembali hadir di Rumah Batik Komar. Sudah sejak tiga tahun lalu kami memulaidalam rangka melatih masyarakat agar bisa membatik," ujarnya.

Setiap perajin dilatih dengan tingkatan yang berbeda, antara lain tingkat dasar, menengah, dan rumit.

"Ke depan mudah-mudahan punya batik yang semakin bagus dan luar biasa. Kami bangga dengan upaya masyarakat, dan kemauan yang kuat untuk mau dilatih membatik," ujarnya.


Total 12 motif batik khas Kabupaten Serang yang diciptakan melalui penelitian dengan melihat seni budayaserta kearifan lokal. Sebanyak 12 motif batik hasil kerja sama pemkab dengan Rumah Batik Komar di antaranya motif bandung pamarayan dan padi, gandaria, serta gerabah bumijaya.


Selain itu, karang bolong, mercusuar cikoneng, burung paok pancawarna dan jamblang, pencak silat dan golok, pulau sangiang, rawa danau dan elang jawa, buah jamblang, wisata bahari pulau tunda, serta pencak silat dan ornamen gerabah. Sejumlah motif batik dari hasil penelitian tersebut sudah dibuat buku.

Pengembangan batik khas Kabupaten Serang tidak hanya untuk melestarikan budaya Indonesia yang sudah diakui Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO). Pengembangan batik juga bisa menjadi sumber penghasilan ekonomi masyarakat.


"Rasanya dari sisi ekonomi tidak akan habis oleh waktu, karena batik selain senijuga kebutuhan sandang yang bisa digunakan setiap waktu," katanya.

Tahun ini, 20 warga berasal dari tujuh kecamatan di daerah itu mengikuti pelatihan tersebut di Rumah Batik Komardengan harapan mereka bisa menularkan kemampuan membatik kepada warga lain.

"Membuat batik memang bukan hal yang mudah, tapi jika keinginan kuatmaka akan menghasilkan yang kita inginkan," ujarnya.

Pemilik Rumah Batik Komar yang juga Ketua Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI)Komarudin Kudiya berharap, para perajin batik Kabupaten Serang meningkatkan kemampuan agar produknya bisa bersaing di kancah nasional.

"Kami yakindengan dukungan Ibu Bupatidan kemauan dari masyarakat, perajin bisa bersaing di kancah nasional dan semakin menghasilkan batik berkualitas," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.