Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemda Harus Kenali Potensi Bencana

📅 Sabtu, 27 Apr 2024, 03:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemda Harus Kenali Potensi Bencana Doc: antara
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta pemerintah daerah (pemda) harus mengenali potensi bencana alam lebih lengkap demi menekan besarnya dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat.

"Bencana alam bukan urusan sembarangan, bukan hanya menjadi prioritas tetapi superprioritas, maka kita harus betul-betul memberikan perhatian sebagai modal memperkuat penanggulangan bencana," kata dia saat membuka kegiatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2024 di Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (26/4).

Ia menegaskan bahwa untuk upaya tersebut maka setiap kepala daerah mulai dari gubernur hingga bupati/wali kota dituntut tidak hanya memahami ancaman bahaya bencana secara umum, tetapi juga memiliki informasi yang tepat dan data yang cukup di masing-masing wilayah termasuk keadaan geologi maupun geografisnya.

Menko PMK mencontohkan Sumatera Barat menjadi salah satu daerah yang paling mendapat perhatian atas potensi bahaya bencana alam yang mengintainya.

Dalam hal ini pihaknya mendapati berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diketahui frekuensi kejadian bencana di wilayah Sumatera Barat rata-rata mengalami peristiwa bencana alam 1,5 kali dalam sehari.

Data BNPB juga menyebutkan Sumatera Barat memiliki ancaman bahaya bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan cuaca ekstrem, bahkan juga bencana geologi berupa gempa, tsunami, dan erupsi gunung api.

"Provinsi ini juga memiliki ancaman gempa megathrust Mentawai dan dapat memicu bahaya tsunami dengan kategori tinggi," kata dia.

Atas kondisi itu pula yang menjadikan Sumatera Barat mendapatkan fasilitas pembiayaan melalui program Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project (IDRIP) untuk dua wilayah, yakni Kabupaten Padang Pariaman dan Pesisir Selatan.

Muhadjir menilai dengan adanya potensi bahaya tersebut maka peningkatan kesiapsiagaan dengan pengelolaan data informasi yang lengkap sangat dibutuhkan bagi kemaslahatan masyarakat dan sosial ekonomi pembangunan daerah, bukan hanya Sumatera Barat tetapi juga daerah lainnya. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.