Maret 2024, Uang Beredar Capai Rp8.888,4 Triliun
Kamis, 25 Apr 2024, 17:27 WIBJAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Maret 2024 tumbuh lebih tinggi.
Posisi M2 pada Maret 2024 tercatat sebesar Rp8.888,4 triliun atau tumbuh sebesar 7,2 persen secara year on year (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya 5,3 persen (yoy).
"Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 7,9 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 6,2 persen (yoy)," kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Kamis (25/4).
Perkembangan M2 pada Maret 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada pemerintah pusat.
Erwin menuturkan penyaluran kredit pada Maret 2024 tumbuh sebesar 11,8 persen (yoy), meningkat dibandingkan ?pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 11 persen (yoy).
Tagihan bersih kepada pemerintah pusat tumbuh sebesar 18 persen (yoy), setelah terkontraksi sebesar satu persen (yoy) pada Februari 2024.
Sementara itu, aktiva luar negeri bersih terkontraksi sebesar 1,1 persen (yoy), setelah tumbuh sebesar 2,3 persen (yoy) pada bulan sebelumnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
KKI 2026 Catat Transaksi Rp177,21 Miliar, UMKM DKI Kuatkan Ekspor & Pembiayaan
-
Rhoma Irama Obati Kerinduan Fans Setelah 20 Tahun, Goyang Publik Malaysia di Latihan Pestapora
-
BI Pastikan Uang Digital Tidak Akan Gantikan Uang Tunai
-
Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Timmas Indonesia vs Singapura, Wajib Menang, Herdman Siapkan Wajah Baru
-
JEF 2026 Dirancang BI DKI Jadi Ajang Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif
-
30 UMKM Binaan BI DKI Mejeng di KKI 2026, Target Perluas Pasar & Akses Pembiayaan
-
Youth Today, Leaders Tomorrow: BI dan Pemprov DKI Bentuk 500 Pemimpin Muda Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.