Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB: 15,8 Juta Warga Afghanistan Akan Dilanda Kerawanan Pangan Darurat

📅 Senin, 22 Apr 2024, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB: 15,8 Juta Warga Afghanistan Akan Dilanda Kerawanan Pangan Darurat Doc: Antara/Xinhua/Saifurahman Safi
Ket. Anak-anak berjalan di jalan berlumpur di Kabul, ibu kota Afghanistan, Sabtu (20/4).

KABUL - Sebanyak 15,8 juta orang di Afghanistan yang dilanda perang diperkirakan akan mengalami krisis dan tingkat kerawanan pangan darurat pada 2024, demikian disebutkan dalam laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dirilis pada Kamis (18/4).

Menurut Laporan Hasil Tahunan Afghanistan PBB 2023, mayoritas populasi Afghanistan tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar seperti perawatan kesehatan, makanan, penghidupan, dan tempat tinggal.

"Ketika tahun 2023 dimulai, keluarga-keluarga di seluruh Afghanistan masih kesulitan untuk memberi makan anak-anak mereka. Sembilan dari 10 orang tidak mengonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup, yang biayanya membutuhkan 89 persen dari pendapatan rumah tangga," tulis laporan itu.

Menurut Indeks Kelaparan Global 2023, Afghanistan berada di peringkat ke-114 di antara 125 negara yang memiliki data yang cukup untuk menghitung skor indeks.

Afghanistan yang dilanda perang, dengan populasi sekitar 40 juta jiwa, telah menghadapi kemiskinan dan kesulitan ekonomi sejak penarikan pasukan pimpinan Amerika Serikat pada Agustus 2021 lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.