Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ledakan Bom Hantam Pangkalan Militer Irak, Satu Orang Tewas

📅 Sabtu, 20 Apr 2024, 09:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ledakan Bom Hantam Pangkalan Militer Irak, Satu Orang Tewas Doc: AFP/Getty Images/Ahmad Al-Rubaye
Ket. Anggota Hashed al-Shaabi Irak berjaga di pintu masuk markas mereka di Baghdad pada Januari 2024.

BAGHDAD - Beberapa orang terluka dalam "pengeboman" semalam di pangkalan militer Irak yang menampung koalisi kelompok bersenjata pro-Iran, kata dua sumber keamanan pada Sabtu (20/4) pagi.

Ledakan tersebut menghantam pangkalan militer Calso di provinsi Babilonia di selatan Baghdad, tempat Pasukan Mobilisasi Populer Irak, atau Hashed al-Shaabi, ditempatkan, menurut sumber kementerian dalam negeri dan seorang pejabat militer.

Pejabat kementerian dalam negeri mengatakan "pengeboman udara" telah menewaskan satu orang dan melukai delapan lainnya, sementara sumber militer melaporkan tiga personel militer Irak terluka dalam serangan tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Hashed al-Shaabi mengatakan sebuah "ledakan" telah menimbulkan "kerugian material" dan korban jiwa, tanpa menyebutkan jumlah korban luka.

Kelompok tersebut mengkonfirmasi bahwa lokasi mereka di pangkalan militer telah diserang dan penyelidik telah dikirim ke lokasi tersebut.

Menanggapi pertanyaan dari AFP, sumber keamanan tidak mau mengidentifikasi siapa yang bertanggung jawab, atau mengatakan apakah itu serangan pesawat tak berawak.

"Ledakan itu mengenai peralatan, senjata, dan kendaraan," kata sumber kementerian tersebut.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab.

Tak lama setelah ledakan, militer AS mengatakan pasukannya tidak berada di balik serangan yang dilaporkan di Irak.

"Amerika Serikat belum melakukan serangan udara di Irak hari ini," tulis Komando Pusat AS (CENTCOM) di platform media sosial X, dan menambahkan bahwa laporan bahwa pasukan Amerika telah melakukan serangan "tidak benar."

Pejabat militer Irak, yang berbicara tanpa menyebut nama karena sensitifnya isu tersebut, mengatakan ledakan semalam terjadi di "gudang penyimpanan peralatan".

"Api masih berkobar dan pencarian korban luka terus berlanjut," kata sumber tersebut.

Ketika dihubungi AFP, tentara Israel mengatakan mereka "tidak mengomentari informasi yang dipublikasikan di media asing."

Hashed al-Shaabi, sebuah aliansi kelompok bersenjata Syiah yang dibentuk untuk melawan kelompok ISIS, telah diintegrasikan ke dalam aparat keamanan reguler Irak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

12 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.