Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jalan Rusak, Pelayanan Kesehatan di Distrik Saifi Alami Kendala Selama Dua Tahun

📅 Kamis, 18 Apr 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jalan Rusak, Pelayanan Kesehatan di Distrik Saifi Alami Kendala Selama Dua Tahun Doc: ANTARA/Paulus Pulo
Ket. Bupati Sorong Selatan Samsudin Anggiluli didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sorsel melihat langsung pelayanan di Puskesmas Saifi, Rabu (17/4/2024).

Teminabuan - Pelayanan kesehatan di Distrik Saifi, Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel), Papua Barat Daya, mengalami kendala selama dua tahun belakangan disebabkan karena kerusakan jalan menuju wilayah tersebut, sehingga petugas kesehatan hanya melakukan pelayanan di dua kampung.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Marthina Atanay, di Teminabuan, Rabu mengatakan selama kurang lebih dua tahun itu pelayanan kesehatan dipusatkan di dua wilayah yaitu Kampung Manggrolo dan Kampung Mkasuwat, karena kerusakan jalan yang cukup parah menuju Ditarik Saifi.

"Untuk Sorsel sendiri terdapat empat puskesmas afirmasi yang tersebar di empat distrik di antaranya Puskesmas Miswraen, Puskesmas Seremule, Puskesmas Kais dan terakhir Puskesmas Saifi yang dibangun sejak tahun. 2021," kata Marthina.

Ia mengatakan, Puskesmas Saifi akan menjadi pusat pelayanan kesehatan yang tidak hanya memberikan perawatan medis, tapi juga menjadi pusat informasi dan edukasi bagi masyarakat di wilayah itu.

"Dengan adanya gedung Puskesmas yang baru itu masyarakat tidak perlu membawa pasien atau orang sakit tidak perlu harus ke Puskesmas Teminabuan atau RSUD Scholo Keyen," jelas Marthina.

Marthina melanjutkan, bangunan Puskesmas Saifi yang megah itu merupakan salah satu bangunan Puskesmas afirmasi Kementerian Kesehatan yang sudah dibangun di seluruh pelosok Indonesia.

"Kita patut bersyukur dan berterima kasih karena kami di Sorsel dari 16 puskesmas baru mendapatkan jatah 4 bangunan, yakni di Puskesmas Moswaren, Puskesmas Seremuk, Puskesmas Kais, dan Puskesmas Saifi khususnya yang didirikan dengan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun anggaran 2021 dan baru bisa diresmikan dan beroperasi pada tahun 2024," katanya.

Ia berharap dengan adanya bangunan puskesmas ini, kesadaran akan pentingnya kesehatan dan pola hidup sehat akan semakin meningkat di kalangan masyarakat.

"Di sini, kami juga ingin menegaskan komitmen Dinkes untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan dengan penuh rasa hormat dan kasih sayang," ungkap Marthina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Pasar Malam Kebon Sirih Sem...
Luar Negeri
JD Vance Tunda Perjalanan k...
Daerah
Bulog Timika: Stok Beras Am...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.