Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Geronimo, Pemimpin Perjuangan Suku Apache Terkemuka

📅 Rabu, 03 Apr 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Geronimo, Pemimpin Perjuangan Suku Apache Terkemuka Doc: Wikimedia

Masuknya penambang, peternak, pemukim, dan tentara Anglo-Amerika ke Apacheria, menciptakan masalah bagi kelompok Chiricahuan, bagian dari suku Apache. Kedatangan mereka mengganggu cara hidup kelompok ini memicu konflik hebat yang tidak dapat dihindari yang dipimpin Geronimo.

Sebelum perjanjian damai antara Amerika Serikat (AS) dan Republik Meksiko, tepatnya pada 5 Maret 1851, sekelompok tentara Meksiko dari Sonora menjarah kamp Apache yang dijaga ketat di luar Desa Janos di Negara Bagian Chihuahua, Meksiko utara. Lokasinya berada 75 mil selatan perbatasan AS-Meksiko.

Desa Janos adalah lokasi terkenal di mana penduduk lokal Meksiko berdagang dengan suku Apache. Namun dalam prosesnya, orang-orang Meksiko membantai 21 perempuan dan anak-anak Apache di kamp tersebut yang membuat suku tersebut marah.

Keesokan paginya, seorang Apache Chiricahua bernama Goyahkla, kembali ke kamp dan menemukan mayat ibu, istri, dan tiga anaknya yang sudah beranjak dewasa usia. Semuanya kulitnya terkelupas dan tergeletak di genangan darah.

Sejak saat itu, balas dendam terhadap orang-orang Meksiko, baik yang bersalah maupun yang tak bersalah, menjadi dorongan semangat Goyahkla. Dia berpartisipasi dalam penyerbuan yang tak terhitung jumlahnya di Meksiko utara selama lebih dari tiga dekade setelahnya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Nama Inggris yang lebih familiar yang membuat Goyahkla dikenal dengan nama Geronimo, diyakini didasarkan pada seruan orang Meksiko kepada Saint Jerome untuk meminta bantuan. Dalam ketakutan mereka, orang-orang Meksiko itu berteriak, "Jeronimo!"

Geronimo adalah seorang pejuang yang terampil dan tangguh dalam pertempuran yang memiliki pengetahuan tentang medan di barat laut Meksiko dan bagian selatan wilayah New Mexico di utara. Upayanya yang pantang menyerah dalam melakukan perlawanan bersenjata tidak hanya membingungkan musuh-musuhnya dari Meksiko dan AS, namun juga banyak rekannya di suku Apache sendiri.

Bagi para pendukungnya, ia adalah perwujudan perlawanan yang membanggakan dan pembela cara hidup lama dari komunitas Chiricahua. Sementara bagi banyak orang kulit putih, ia adalah pelaku kekejaman yang keji dan tak terkatakan. Namun sebenarnya ia tidak berpikir untuk menyiksa tentara Meksiko sampai mati dan melakukan kekejaman terhadap warga sipil di kedua sisi perbatasan.

Konflik dimulai pada 1870-an, ketika suku Apache direlokasi secara paksa ke daerah reservasi yang jauh dari kampung halaman mereka. Banyak suku Apache yang menyimpulkan bahwa jalur orang kulit putih adalah satu-satunya jalan menuju perdamaian dan kelangsungan hidup.

Oleh karena itu, mereka menganggap Geronimo sebagai pengacau keras kepala yang tidak tertahan oleh rasa haus balas dendam yang tidak terpadamkan. Mereka sangat yakin bahwa tindakannya akan meredakan kemarahan musuh terhadap rakyatnya sendiri.

Hilangnya Tanah Apacheria

Geronimo lahir dalam kelompok Bedonkohe dari suku Apache Chiricahua pada 1829 di dekat hulu Sungai Gila di Meksiko. Ayahnya bernama Taklishim dan ibunya bernama Juana.

Suku Apache diyakini telah menetap di bagian selatan dan barat daya Arizona modern dan New Mexico, serta wilayah barat laut Meksiko sekitar 1.500 SM setelah bermigrasi ke selatan sepanjang Pegunungan Rocky, mengikuti kawanan kerbau dalam jumlah besar. Oleh karenanya orang Spanyol menyebut daerah ini Apacheria.

Suku di benua Amerika seperti Apache juga berperang dengan suku lainnya. Mereka pernah dihadang oleh suku Comanche yang ganas dan jumlahnya lebih banyak. Suku agresif ini yang memperluas wilayah mereka ke Great Plains bagian barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.