BRIN Pelajari Pergerakan Sesar yang Berpotensi Picu Gempa
Selasa, 02 Apr 2024, 03:13 WIBJAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional BRIN (BRIN) memantau berbagai aktivitas sesar untuk mempelajari setiap pergerakan lempeng yang berpotensi dan memicu gempa bumi.
Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN Adrin Tohari mengatakan pihaknya memakai teknologi global positioning system atau GPS untuk mengetahui pola deformasi.
"Alat itu merekam setiap pergerakan apapun. Ketika pergerakan yang tadinya linear, lalu tiba-tiba terkunci, artinya ada energi yang sedang tersimpan," ujarnya dalam pernyataan yang dikutip di Jakarta, Senin (1/4).
Adrin mengungkapkan bahwa sesar bergerak teratur dan lambat. Apabila sesar aktif tiba-tiba berhenti bergerak, hal itu menandakan sedang terjadi kuncian yang menampung energi besar.
Ketika kuncian itu lepas, maka energi yang dihasilkan bisa menimbulkan gempa dan menyebabkan banyak kerusakan serta korban jiwa.
BRIN memasang puluhan alat pemantau zona subduksi di kawasan Mentawai, Sumatera Barat. Dari puluhan alat yang dipasang tersebut beberapa alat memperlihatkan ada kuncian.
Selain memasang GPS di Mentawai, BRIN juga memasang tiga alat pemantau di kawasan utara Bandung, Jawa Barat, untuk mengetahui aktivitas Sesar Lembang.
Sesar Lembang merupakan sebuah patahan geser aktif yang terletak di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kajian BRIN menyatakan Sesar Lembang punya periode ulang yang tidak lama (mungkin 100 tahun) dari peristiwa terakhir.
BRIN saat ini sedang mencoba memahami kondisi Sesar Lembang untuk memprediksi berbagai kemungkinan yang terjadi di masa depan, sehingga berbagai pihak bisa menyiapkan langkah mitigasi yang tepat.Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
41% Kebun Rakyat Jadi Kunci Produksi Nasional, Tapi Legalitasnya Masih Jadi Tantangan
-
Pemerintah Aceh Dorong Revisi UUPA demi Stabilitas Daerah dan Keberlanjutan Dana Otsus
-
Gubernur Sulsel Sebut Kopdes Merah Putih Jadi Pusat Ekonomi Desa
-
BPJS Ketenagakerjaan dan Jasa Raharja Luncurkan Integrasi Aplikasi Penjaminan Kecelakaan.
-
Inovasi BRIN Dorong Energi Hidrogen Bersih
-
65,8 Persen Garis Pantura Jawa Alami Abrasi, Peneliti BRIN Ungkap Penyebabnya!
-
Tiga pelajar SMAN 1 Kabupaten Lebong Bengkulu Tewas Terseret Air Bah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.