Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BI Perkuat Digitalisasi Lewat QRIS Penukaran Uang Baru

📅 Minggu, 31 Mar 2024, 08:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
BI Perkuat Digitalisasi Lewat QRIS Penukaran Uang Baru Doc: ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin
Ket. Kepala KPw BI Jatim Erwin Gunawan Hutapea (kedua kanan) meninjau warga yang menukarkan uang baru menggunakan QRIS saat kegiatan layanan penukaran terpadu SERAMBI 2024 di salah satu mal di Surabaya, Minggu (30/3/2024).

SURABAYA -Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Timur menguatkan pertumbuhan digitalisasi dengan mengimbau masyarakat menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) saat menukarkan uang baru untuk memenuhi kebutuhan pada momen Lebaran 2024.

Kepala KPw BI Jatim Erwin Gunawan Hutapea mengatakan selain untuk memudahkan dalam membawa uang saat penukaran, hal tersebut juga meningkatkan mitigasi risiko.

"Hal ini juga bisa meningkatkan mitigasi risiko, kalau masyarakat yang melakukan penukaran membawa uang yang paketnya Rp4.000.000, lebih baik disimpan di walet atau di rekening banknya dan bisa ditukarkan menggunakan QRIS, lebih aman," ujarnya, saat kegiatan layanan penukaran terpadu SERAMBI 2024 di salah satu mal di Surabaya, Sabtu (30/3).

Dalam penukaran tersebut, pihaknya menyediakan 3.000 paket bagi masyarakat yang sudah mendaftar melalui aplikasi PINTAR yang telah disediakan Bank Indonesia.

"Kepada masyarakat agar melakukan penukaran pada layanan yang resmi jangan melakukan penukaran di layanan yang tidak resmi karena ada dua risikonya pertama ada kemungkinan kita memperoleh uang yang diragukan keasliannya," katanya.

Menurut dia, karena masyarakat tidak mengetahui apakah ada uang tidak asli yang diselipkan di tengah-tengah.

"Dan yang kedua, yang paling penting, pasti jumlah yang ingin ditukarkan itu tidak sama karena ada biaya, sementara di sini gratis dan dijamin keasliannya," ujarnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap dengan adanya layanan yang menggandeng 14 perbankan di Jatim tersebut bisa memberikan pertumbuhan ekonomi.

"Hal ini sebagai wujud komitmen dan dukungan Bank Indonesia dan seluruh perbankan untuk terus memberikan pertumbuhan kepada perekonomian masyarakat Jawa Timur," tuturnya.

Sementara itu, salah satu warga asal Demak, Surabaya yang bernama Karina Ayu Saraswati mengaku lebih nyaman menggunakan QRIS karena lebih mudah dan tidak ribet.

"Saya kan anak muda ya mas, biasanya memang cashless pakai QRIS dalam keseharian, tidak mau ribet," ucapnya.

Selain Karina, ada juga Venina Rahayu asal Grati, Pasuruan yang jauh-jauh ke Surabaya untuk segera menukarkan uang baru untuk kebutuhan lebaran.

"Saya tukar pakai QRIS, lebih praktis saja, karena tinggal scan-scan saja, jadi mudah," katanya.

Dirinya mengetahui informasi penukaran uang tersebut melalui media sosial resmi Bank Indonesia sejak dua minggu lalu.

"Saya tukar Rp3.000.000, kemarin sempatwarbuat penukaran, cepat-cepatan, sekitar lima menit akhirnya saya dapat kode booking," ucap perempuan kelahiran tahun 1999 tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

22 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.