Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Uskup Manokwari Sorong: Cahaya Paskah untuk Menghalau Kegelapan Dosa

📅 Sabtu, 30 Mar 2024, 23:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Uskup Manokwari Sorong: Cahaya Paskah untuk Menghalau Kegelapan Dosa Doc: ANTARA/Fransiskus Salu Weking
Ket. Uskup Manokwari Sorong Mgr Hilarion Datus Lega memimpin perayaan Sabtu Suci di Gereja Santo Agustinus Manokwari, Papua Barat, Sabtu malam.

Manokwari - Uskup Manokwari Sorong Mgr Hilarion Datus Lega mengatakan ibadah Sabtu Suci didahului dengan upacara cahaya Paskah bermaksud memperbaharui iman umat Katolik.

Hal itu diungkapkan Mgr Hilarion Datus Lega ketika memimpin perayaan misa di Gereja Katolik Santo Agustinus Manokwari, Papua Barat, Sabtu malam.

"Cahaya itulah yang menghalau kegelapan dosa dan menumbuhkan keimanan akan kemenangan," katanya.

Dia menjelaskan bahwa upacara penyalaan lilin sebelum misa merupakan simbol dalam memperingati perjalan Yesus Kristus dari kematian menuju kebangkitan pada Minggu Paskah.

Tuhan Yesus Kristus telah mempersiapkan diri selama 33 tahun sebelum mengalami penderitaan dan penyiksaan hingga wafat di kayu salib demi menebus dosa umat manusia.

"Kebangkitan Yesus Kristus sebagai tanda kemenangan atas penebusan dosa umat manusia. Artinya, setelah kematian akan ada kehidupan kekal dan abadi," ujarnya.

Tuhan Allah, kata Uskup, tidak pernah meninggalkan umat manusia sendirian melawan pengaruh roh jahat dalam kehidupan duniawi yang dibuktikan dengan pengampunan dosa.

Oleh karena itu, seluruh umat Katolik diharapkan untuk terus meningkatkan keimanan dan cinta kasih terhadap sesama agar kehidupan sosial bermasyarakat selalu damai sentosa.

"Berita-berita kebangkitan Tuhan sebagaimana tertulis dalam Alkitab mengingatkan kepada kita semua jangan takut, sebab Yesus sudah bangkit," ujar Mgr Hilarion.

Dia menegaskan disposisi batin telah mengalahkan rasa takut dari 12 rasul yang kemudian memberanikan diri mewartakan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus ke seluruh penjuru dunia.

Umat Katolik harus mampu mengaktualisasikan sikap suri tauladan dalam kehidupan sehari-hari sesuai firman Tuhan yang telah diwartakan oleh para rasul ribuan tahun silam.

"Tuhan Allah selalu menyertai umat manusia hingga akhir zaman itu tiba, karena manusia diciptakan sesuai dengan rupa Allah," ucap Mgr Hilarion.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

34 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.