Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kurikulum Merdeka Disahkan Jadi Kurikulum Nasional

📅 Kamis, 28 Mar 2024, 03:03 WIB | Oleh:
Kurikulum Merdeka Disahkan Jadi Kurikulum Nasional Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf
Ket. Mendikbudristek, Nadiem Makarim, dalam Peluncuran Permendikbudristek 12/2024, di Jakarta, Rabu (27/3).

Kemendikbudristek resmi mengesahkan Kurikulum Merdeka menjadi kurikulum nasional dengan dikeluarkannya Permendikbudristek Nomor 12 tahun 2024.

JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengesahkan Kurikulum Merdeka menjadi kurikulum nasional. Hal tersebut ditandai dengan adanya Permendikbudristek nomor 12 tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

"Kita mau bikin kurikulum yang membuat guru dan murid senang belajar Udah, itu poinnya. Kadang-kadang kita terlalu repot dalam berbagai macam terminologi yang terlalu akademis atau apa," ujar Mendikbudristek, Nadiem Makarim, dalam Peluncuran Permendikbudristek 12/2024, di Jakarta, Rabu (27/3).

Dia menerangkan, kebutuhan Kurikulum Merdeka menjadi kurikulum nasional untuk memberikan kompetensi yang sesuai kehidupan nyata di antaranya kolaborasi dan kreativitas. Menurutnya, kurikulum sebelumnya lebih menekankan pada proses menghafal.

"Kemampuan-kemampuan di dunia nyata seperti kolaborasi, kreativitas yang jauh lebih penting daripada menghafal dan mengambil ujian. Sejak kapan kita di dunia pekerjaan ada ujian Bapak Ibu? Tidak," jelasnya.

Tema Esensial

Nadiem mengungkapkan, ada tiga tema esensial dalam Kurikulum Merdeka. Pertama adalah materi jauh lebih ringkas dan sederhana serta fokus kepada konten esensial.

"Materi tidak dipadatkan dengan titipan dari berbagai macam pihak yang korbannya menjadi murid. Di mana semua orang ingin masukin lagi konten, masukin lagi konten, tambah bukunya berjejel," katanya.

Dia menilai, kurikulum dengan materi yang banyak membuat guru hanya fokus menyelesaikan kurikulum saja. Dengan demikian, guru tidak memiliki fleksibilitas dalam pembelajaran.

Nadiem melanjutkan, fleksibilitas menjadi tema kedua dalam Kurikulum Merdeka. Sebagai contoh, guru bisa mengulang pembelajaran jika ada murid yang membutuhkan.

"Banyak orang punya salah paham dengan Kurikulum Merdeka. Bilangnya ini kurikulum yang oh ini hanya untuk guru-guru, anak-anak hanya untuk anak-anak pintar, guru-guru yang sudah jago kompetensinya. Salah total," ucapnya.

Dia menyebut, tema ketiga adalah pembelajaran holistik dengan menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kurikulum. Tema tersebut diimplementasikan melalui berbagai macam project based learning seperti P5.

"Kurikulum Merdeka diluncurkan itu setelah total kurikulum merdeka sudah 3 tahun kita mengimplementasi Kurikulum Merdeka," terangnya.

Kepala Badan Standar, Asesmen, dan Kurikulum Pendidikan, menyebut, saat ini masih ada 20 persen sekolah belum mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Mereka akan melalui masa transisi, untuk sekolah di wilayah 3T maksimal berlangsung selama 2-3 tahun, sedangkan yang bukan 3T maksimal 2 tahun. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

58 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.