Brasil Atasi Inggris di Wembley
📅 Senin, 25 Mar 2024, 06:56 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Ben Stansall / AFP
LONDON - Pelatih baru Brasil, Dorival Junior, memulai upayanya untuk menghidupkan kembali tim juara dunia lima kali itu dengan kemenangan 1-0 atas Inggris. Pemain muda Endrick mencetak gol internasional pertamanya dalam pertandingan persahabatan di Stadion Wembley, Minggu (24/3) dini hari WIB.
Setelah melewati periode terburuk untuk pertama kali dalam 60 tahun terakhir , Brasil berharap Dorival Junior dapat membangkitkan kembali tim untuk bersaing di Piala Dunia 2026. Kemenangan ini langkah signifikan pertama ke arah yang benar bagi Selecao, yang menandai debut pelatih dengan kemenangan melawan tim Inggris.
Setelah melewati tahun 2023 dengan hasil buruk, sudah sepantasnya pemain berperingkat tinggi Endrick mengantongi gol penentu kemenangan Brasil. Penyerang Palmeiras, yang akan bergabung dengan Real Madrid bulan Juli mendatang, diperkirakan menggantikan Neymar sebagai bintang baru Brasil. Penampilannya saat masuk dari bangku cadangan dan mencetak gol penentu kemenangan merupakan momen tepat.
Endrick mencuri perhatian di menit ke-80 ketika memasukkan bola setelah tembakan Vinicius Junior berhasil digagalkan Jordan Pickford. Berusia 17 tahun 246 hari, Endrick adalah pencetak gol internasional senior termuda di Wembley. Dia juga menjadi pemain termuda yang mencetak gol untuk Brasil sejak Ronaldo tahun 1994.
"Waktu akan membuktikan seberapa jauh dia bisa melangkah. Kami harus tenang dan sabar menghadapinya," ujar Dorival Junior. Kemunculan Endrick menjadi angin segar bagi Brasil setelah periode yang sangat membosankan bagi Selecao.
Sebaiknya Anda baca juga:
Batal ditukangi pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, dan frustrasi dengan kegagalan dua pelatih sementara, Dorival Junior ditugaskan memastikan Brasil lolos ke Piala Dunia.
Pria berusia 61 tahun ini meninggalkan Sao Paulo untuk melatih Brasil bulan Januari lalu. Dia memilih pekerjaan yang paling banyak mendapat sorotan di dunia sepakbola saat negaranya baru saja menyelesaikan tahun kalender dengan lebih banyak kekalahan (lima) daripada kemenangan (tiga) untuk pertama kali sejak tahun 1963.
Brasil dikalahkan dalam tiga laga kualifikasi Piala Dunia berturut-turut untuk pertama kalinya. Mereka menghadapi perjuangan yang menegangkan untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Namun dengan penampilan dinamis Vinicius Junior, kemunculan Endrick, dan penampilan agresif rekan satu timnya, Brasil akhirnya punya alasan untuk optimis. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!