Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Belum Sesuaikan Postur Nuklirnya

📅 Jumat, 15 Mar 2024, 02:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Belum Sesuaikan Postur Nuklirnya Doc: AFP/MANDEL NGAN
Ket. Sekretaris Pers Gedung Putih, Karine Jean-Pierre

WASHINGTON DC - Amerika Serikat (AS) belum menyesuaikan postur nuklirnya sebagai akibat dari retorika ancaman serangan nuklir baru yang dilakukan Presiden Russia, Vladimir Putin, kata seorang pejabat AS yang berbicara tanpa mau disebutkan namanya setelah muncul komentar Putin pada Rabu (13/3).

Pejabat itu mengatakan Putin tampaknya menegaskan kembali doktrin nuklir Russia bahwa mereka akan menggunakan senjata nuklir jika kedaulatan mereka terancam.

"Kami belum melihat adanya alasan untuk menyesuaikan postur nuklir kami," kata pejabat itu.

Putin pada Rabu memuji persenjataan nuklir Russia dan memperingatkan bahwa ia siap mengerahkan senjata tersebut jika kedaulatan negaranya berada di bawah ancamandan bulan lalu Kremlin memperingatkan negara-negara Barat bahwa ada risiko yang nyata akan terjadinya bencana nuklir jika mereka meningkatkan konflik.

"Kami siap menggunakan senjata, termasuk senjata apa pun, jika menyangkut ancaman bagi eksistensi negara Russia atau terhadap kedaulatan dan kemerdekaan kami," ucap Presiden Putin dalam wawancara yang disiarkan pada Rabu.

Sementara itu juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Adrienne Watson, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa retorika nuklir Russia ceroboh dan tidak bertanggung jawab.

"Russialah yang secara brutal menginvasi Ukraina tanpa provokasi atau pembenaran, dan kami akan terus mendukung Ukraina dalam membela rakyat dan wilayah kedaulatannya dari agresi Russia," kata Watson.

Isu Ukraina

Sedangkan Gedung Putih pada Rabu mengatakan bahwa pihaknya tidak melihat indikasi Moskwa siap menggunakan senjata nuklir di Ukraina, setelah Presiden Putin mengatakan dia siap mengerahkan senjata nuklir jika kedaulatan Russia terancam.

"Retorika Russia mengenai masalah senjata nuklir telah sembrono sejak mereka menginvasi Ukraina pada Februari 2022," kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Karine Jean-Pierre. "Kami belum melihat adanya alasan untuk menyesuaikan postur nuklir kami, atau adanya indikasi bahwa Russia sedang bersiap untuk menggunakan senjata nuklir di Ukraina," imbuh dia.

Kremlin diketahui telah memuji kehebatan nuklirnya selama dua tahun serangannya di Ukraina. Komentar terbaru Putin muncul beberapa hari menjelang pemilu di Russia yang tampaknya akan memberinya kekuasaan lagi selama enam tahun. AFP/ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
KPK Panggil 13 Saksi di Jak...
Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.