Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Utusan Tiongkok Rampungkan Misi Keliling Eropa untuk Bahas Krisis Ukraina

📅 Rabu, 13 Mar 2024, 00:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Utusan Tiongkok Rampungkan Misi Keliling Eropa untuk Bahas Krisis Ukraina Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing, Tiongkok pada Selasa (12/03/2024).

Beijing - Utusan khusus Tiongkok untuk urusan Eurasia Li Hui merampungkan misi berkeliling ke Rusia, Ukraina dan beberapa negara Eropa lainnya untuk mencari solusi krisis Ukraina.

"Utusan Khusus Tiongkok untuk Urusan Eurasia Li Hui telah mengunjungi Rusia, markas besar Uni Eropa (UE), Polandia, Ukraina, Jerman dan Prancis mulai 2 hingga 12 Maret. Li Hui melangsungkan pembicaraan dengan pihak-pihak terkait mengenai penyelesaian jalur politik krisis Ukraina," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing, Tiongkok pada Selasa.

Kunjungan Li Hui ke beberapa negara dengan misi mencari penyelesaian dalam konflik Ukraina-Rusia adalah yang kedua kalinya karena pada Mei 2023 ia juga pernah berkunjung ke Polandia, Prancis, Jerman dan Rusia.

"Telah ada pertukaran pandangan secara mendalam dan mediasi berbagai pihak sekaligus penyampaian informasi ke beberapa pihak. Semua pihak mengakui pentingnya kunjungan Utusan Khusus Li Hui dan memuji upaya Tiongkok dalam mendorong perundingan perdamaian," tambah Wang Wenbin.

Wang Wenbin menyebut sudah lebih dari dua tahun sejak krisis Ukraina terjadi dan selama itu pula Tiongkok mengambil posisi objektif dan tidak memihak serta berupaya membangun konsensus untuk mengakhiri konflik dan membuka jalan bagi perundingan perdamaian.

"Ketika konflik berlarut-larut dan situasi malah mungkin mengalami eskalasi dan memburuk, prioritas paling mendesak saat ini adalah memulihkan perdamaian," ungkap Wang Wenbin.

Tiongkok, kata Wang Wenbin, dengan tulus berharap pihak-pihak terkait dapat menunjukkan keinginan politik, meredakan situasi dan sama-sama berupaya untuk menerapkan gencatan senjata dini serta mendorong terciptakan arsitektur keamanan Eropa yang seimbang, efektif dan berkelanjutan.

"Tiongkok akan terus mendorong perundingan perdamaian dan memainkan peran konstruktif dalam penyelesaian lewat jalur politik atas krisis Ukraina," tambah Wang Wenbin.

Namun Wang Wenbin juga menyampaikan kecaman terhadap tindakan Direktur CIA William Burns yang mengatakan kepada Senat bahwa Amerika Serikat akan melanjutkan dukungannya terhadap Ukraina sebagai pesan bahwa AS tidak akan meninggalkan mitranya di Indo-Pasifik sekaligus memicu penguatan kepemimpinan Tiongkok di Taiwan maupun Laut Tiongkok Selatan.

"Pernyataan itu menunjukkan bahwa yang benar-benar dipedulikan AS bukanlah Ukraina, namun memanfaatkan krisis Ukraina untuk mewujudkan tujuan strategis geopolitiknya," kata Wang Wenbin.

Pada 24 Februari 2022, Rusia melancarkan operasi militer khusus ke Ukraina. Saat ini, sekitar 18 persen wilayah Ukraina masih berada di bawah pendudukan Rusia termasuk Semenanjung Krimea serta sebagian besar Donetsk dan Luhansk di bagian timur.

Organisasi Save the Children mencatat lebih dari 10.500 orang telah tewas imbas invasi, dengan 587 di antaranya merupakan anak-anak.

Selama dua tahun tersebut, sekutu Ukraina juga mengirim berbagai bantuan baik militer, finansial dan kemanisaan.

Negara-negara Barat menyuplai peralatan tempur seperti tank militer, sistem pertahanan udara hingga artileri jarak jauh. Sementara data dari Institut Kiel untuk Ekonomi Dunia menyebut berbagai institusi Uni Eropa mengirim bantuan senilai 92 miliar dolar AS (atau sekitar Rp 1.438,42 triliun) sedangkan Amerika Serikat mengirimkan 73 miliar dolar AS (atau setara sekitar Rp 1.141,35 triliun).

Sementara Rusia secara terus-menerus memperingatkan agar berbagai negara tidak melanjutkan pengiriman senjata ke Ukraina dengan mengatakan hal itu akan berakibat buruk dengan meningkatkan eskalasi konflik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.