Antroposen, Skala Waktu yang Ditolak
📅 Rabu, 13 Mar 2024, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoIstilah antroposen diciptakan pada tahun 2000 untuk menggambarkan periode waktu geologis saat ini yang dibentuk oleh dampak manusia terhadap planet ini.Anthropodari bahasa Yunani berarti manusia, danceneartinya baru atau terkini.
Lima belas tahun yang lalu, kelompok kerja tersebut mulai mencari situs geologi yang paling mewakili dampak umat manusia terhadap Bumi dan memberikan bukti antroposen. Tahun lalu, mereka menetap di Danau Crawford di Ontario, Kanada.
Sedimen danau tersebut telah menyimpan catatan aktivitas manusia, termasuk mikroplastik, bukti pembakaran bahan bakar fosil, dan sejumlah plutonium radioaktif dari pengujian senjata nuklir.
"Semua bukti ini menunjukkan bahwa Antroposen, meskipun saat ini singkat kami tekankan memiliki skala dan kepentingan yang cukup untuk direpresentasikan dalam skala waktu geologis," anggota kelompok kerja Simon Turner, seorang ahli geografi dan University College London, dan Colin Waters, seorang ahli geologi di Universitas Leicester di Inggris, menulis kepadaNew Scientistmelalui email.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kelompok kerja memutuskan untuk mengusulkan bahwa Antroposen dimulai pada 1952. Tahun ini merupakan waktu ketika dampak radioaktif dari uji bom hidrogen pertama kali diukur, tulis Erle C Ellis, seorang ahli ekologi di Universitas Maryland, Baltimore County, dalam jurnalConversation.
Ellis pernah menjadi anggota kelompok kerja tetapi mengundurkan diri karena menurutnya kelompok tersebut mendefinisikan Antroposen terlalu sempit. "Dengan menghubungkan permulaan zaman manusia dengan peristiwa yang baru-baru ini terjadi dan menghancurkan bumi kejatuhan nuklir proposal ini berisiko menimbulkan kebingungan mengenai sejarah mendalam bagaimana manusia mengubah Bumi, mulai dari perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati hingga polusi plastik dan penggundulan hutan tropis," tulis Ellis.
Pada akhirnya, SQS menolak usulan kelompok kerja tersebut. "Hal ini menunjukkan bahwa secara tiba-tiba, dalam masa hidup saya, perubahan yang mempengaruhi planet ini muncul secara tiba-tiba," ujar Philip Gibbard, ahli geologi di Universitas Cambridge di Inggris yang menolak proposal tersebut. "Tetapi manusia sebenarnya telah mempengaruhi lingkungan alam selama 40.000 tahun," kata dia. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!