Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antroposen, Skala Waktu yang Ditolak

📅 Rabu, 13 Mar 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Antroposen, Skala Waktu yang Ditolak Doc: AFP/ Peter POWER

Istilah antroposen dicetuskan ketika manusia mulai berpengaruh secara global terhadap ekosistem. Dalam skala waktu ini, umat manusia dianggap telah menciptakan kerusakan seperti pemusnahan spesies dan menciptakan perubahan iklim.

Konsep antroposen (anthropocene) dicetuskan untuk membagi periode geologi baru. Istilah tidak resmi ini dicetuskan ketika umat manusia berpengaruh secara global terhadap ekosistem dimulai dari revolusi industri tahun 1800-an atau ledakan bom atom di Jepang pada 1945.

Istilah ini untuk menyebut kuarter, periode geologi terkini dan dengan penampilan dan perluasan manusia modern secara anatomis. Selama periode kuarter, banyak spesies mamalia besar punah yang disebabkan perburuan dan juga perubahan iklim yang dilakukan oleh manusia.

Para ahli memperkirakan era baru akan dimulai pada pertengahan abad ke-20, namun hasil pemungutan suara baru-baru ini menunjukkan betapa sulitnya menentukan kapan dampak manusia terhadap Bumi dimulai.

Istilah antroposen adalah waktu yang bermula ketika aktivitas manusia mulai memiliki pengaruh global terhadap ekosistem Bumi. Istilah ini sepertinya sudah digunakan oleh ilmuwan Soviet sejak awal era '60-an untuk menyebut kuarter, periode geologi terkini.

Namun sekelompok ilmuwan menolak penetapan periode geologi baru yang disebut antroponsen itu, menurut laporan Raymond Zhong dariNew York Times. Apa yang disampaikan menolak hasil kesimpulan Kelompok Kerja Antroposen (Anthropocene Working Group) yang diumumkan pada Oktober 2023.

Pada waktu itu mereka mengusulkan bahwa zaman Antroposen dimulai pada pertengahan abad ke-20, ketika uji coba senjata nuklir meninggalkan dampak radioaktif di seluruh planet. Mereka mengajukan proposal ini ke Subkomisi Stratigrafi Kuarter (Quaternary Stratigraphy/SQS), yang menetapkan skala waktu standar selama 2,6 juta tahun terakhir dan merupakan bagian dari Persatuan Internasional Ilmu Geologi.

Dua belas anggota SQS menolak proposal tersebut, sementara empat orang memilih mendukung dan dua abstain, menurutNew York Times. Keputusan ini mengejutkan banyak ilmuwan, menurut Chen Ly dari New Scientist.

"Kami telah memberikan banyak bukti bahwa tingkat dampak manusia terhadap planet ini telah meningkat secara dramatis," kata anggota kelompok kerja bernama Francine McCarthy, ahli paleontologi di Brock University di Kanada, kepada Sarah Kaplan dariWashington Post. "Sulit untuk memahami bagaimana orang yang melihat ilmu pengetahuan dapat mengatakan bahwa tidak ada titik kritis yang besar pada pertengahan abad ke-20," imbuh dia.

Salah satu alasan mengapa proposal tersebut ditolak adalah karena dampak manusia terhadap planet ini dimulai sebelum pertengahan abad ke-20, kata Mike Walker, anggota pemungutan suara SQS yang mempelajari perubahan iklim di Universitas Wales, kepadaNew Scientist. Akibatnya, beberapa ahli menganggap definisi zaman yang diusulkan terlalu terbatas.

"Hal ini menghambat, membatasi, mempersempit arti penting Antroposen," kata Jan A Piotrowski, seorang pemilih SQS dan ahli geologi di Universitas Aarhus di Denmark, mengatakan kepadaNew York Times. "Apa yang terjadi pada awal mula pertanian? Bagaimana dengan Revolusi Industri? Bagaimana dengan penjajahan di Amerika, Australia?"

Zaman Holosen

Periode waktu geologi saat ini adalah zaman Holosen, yang dimulai 11.700 tahun yang lalu. Permulaannya bertepatan dengan berakhirnya zaman es terakhir, dan ini merupakan periode yang relatif hangat.

Homo sapiens berevolusi ratusan ribu tahun yang lalu dan secara signifikan mengubah bentuk planet ini dengan menebang hutan, meledakkan senjata nuklir, membuang plastik ke daratan dan lautan. Ulah manusia ini mendorong kepunahan banyak spesies dan membakar bahan bakar fosil, melepaskan gas rumah kaca ke atmosfer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.