Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Kolaborasi, Vietnam dan Laos Pertimbangkan Bangun Zona Ekonomi Lintas Batas Bersama

📅 Selasa, 12 Mar 2024, 22:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Vietnam dan Laos Pertimbangkan Bangun Zona Ekonomi Lintas Batas Bersama Doc: ANTARA/Media Center KTT Asean 2023/Zabur Karuru
Ket. Presiden Joko Widodo (keenam kanan) berfoto bersama (dari kiri) Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin, Presiden Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Permanent Secretary of Foreign Thailand Sarun Charoensuwan, Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh, Perdana Menteri Laos Sonexay Siphandone, Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, Perdana Menteri Kamboja Hun Manet, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, dan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao saat pembukaan KTT ke-43 Asean 2023 di Jakarta, Selasa (5/9/2023).

Hanoi - Wakil Ketua Tetap Komite Rakyat Provinsi, Ha Sy Dong mengatakan bahwa pembangunan zona ekonomi dan perdagangan lintas batas antara Vietnam dan Laos tepatnya di Lao Bao-Densavan menjadi salah satu proyek utama yang tengah dilaksanakan.

Dalam sebuah wawancara yang diberikan kepada Kantor Berita Vietnam, Selasa, Dong mengatakan bahwa di perbatasan Vietnam-Laos sepanjang 2.067 km, saat ini terdapat delapan pasang gerbang perbatasan internasional dan provinsi Quang Tri sendiri memiliki dua gerbang yakni Lao Bao dan La Lay.

Lalu, di sepanjang perbatasan internasional tersebut, hanya di area gerbang perbatasan Lao Bao-Densaven yang telah dibentuk dua zona ekonomi simetris: Zona Ekonomi Khusus - Perdagangan Lao Bao dan Zona Perdagangan Perbatasan Densavan.

Hal itu merupakan kondisi yang menguntungkan bagi kedua provinsi, Quang Tri dan Savannakhet, untuk mengusulkan kepada kedua pemerintah agar mengizinkan pembangunan percontohan zona ekonomi dan perdagangan lintas batas bersama Lao Bao - Densavan, sehingga membuka kerja sama di banyak bidang antara Vietnam dan Laos.

Dalam rancangan proyek zona ekonomi tersebut, kedua belah pihak akan membangun model "dua negara, satu zona ekonomi" yang memiliki mekanisme, kebijakan dan manajemen operasional yang sama.

Tak hanya itu, nantinya juga akan ada kebijakan preferensial khusus dengan prinsip kesetaraan dan kesetaraan, saling menguntungkan, serta saling menghormati kemerdekaan, kedaulatan, dan keutuhan wilayah.

Kemudian, berdasarkan kepatuhan terhadap persyaratan hukum kedua belah pihak dan praktik internasional, zona tersebut akan disatukan dalam perencanaan, organisasi, dan operasi regional yang sama. Kawasan itu akan memiliki kebijakan, peraturan dan standar yang sama, serta menerapkan mekanisme dan kebijakan dengan preferensi tertinggi.

Adapun dalam rangka menyiapkan proyek, pemerintah provinsi Quang Tri akan memobilisasi dan menarik investasi untuk mengembangkan infrastruktur transportasi yang menghubungkan kawasan delta ke Gerbang Perbatasan Internasional Lao Bao, termasuk jalan tol Cam Lo-Lao Bao sepanjang 56 km yang investasinya diperkirakan hampir 14 triliun Dong Vietnam (Rp8,8 triliun).

Di masa depan. provinsi Quang Tri juga akan mempertimbangkan untuk membangun jalur kereta api Dong Ha-Lao Bao yang akan dihubungkan dengan jalur kereta api Densavan-Savannakhet di Laos, sehingga membentuk jalur kereta api di Koridor Ekonomi Timur Barat (EWEC).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

14 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

49 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.