Sam Altman Kembali ke Dewan Direksi OpenAI
📅 Sabtu, 09 Mar 2024, 09:17 WIB | Oleh: Tim PenulisPerusahaan tersebut mengatakan penyelidikan yang ditangani oleh perusahaan luar WilmerHale, "meninjau lebih dari 30.000 dokumen; melakukan puluhan wawancara, termasuk anggota Dewan Direksi OpenAI sebelumnya, para eksekutif OpenAI, penasihat Dewan Direksi sebelumnya, dan saksi terkait lainnya..."
OpenAI tetap menjadi pembawa standar AI generatif, teknologi yang dapat menghasilkan teks dan gambar setingkat manusia dalam hitungan detik.
Namun perusahaan ini menghadapi persaingan yang semakin ketat dari Google, Meta, dan startup lainnya, termasuk Anthropic, xAI milik Musk, dan perusahaan Prancis Mistral.
OpenAI kini terjebak dalam perselisihan hukum dengan Musk, yang menuduh Altman dan para eksekutif mengkhianati status nirlaba asli perusahaan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gugatan Musk menuduh bahwa OpenAI sekarang secara efektif merupakan anak perusahaan Microsoft, hal dianggap pelanggaran kontrak.
Penggunaan AI oleh Microsoft, dan teknologi OpenAI pada khususnya, telah menjadikannya perusahaan terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar.
OpenAI juga dituntut oleh The New York Times karena diduga menggunakan artikelnya secara ilegal untuk melatih model yang mendukung ChatGPT dan aplikasi lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
The Times percaya ChatGPT memiliki kemampuan untuk menjadi pengganti jurnalismenya dan dibangun dengan mengambil kontennya dari internet tanpa pembayaran atau izin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!