Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertanian perkotaan bantu penuhi kebutuhan sayur di Kepulauan Seribu

📅 Selasa, 05 Mar 2024, 16:33 WIB | Oleh:
Pertanian perkotaan bantu penuhi kebutuhan sayur di Kepulauan Seribu Doc: ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu
Ket. Petugas Sudin KPKP Kabupaten Kepulauan Seribu memanen labu air yang ditanam di lahan terbatas di Pulau Kelapa.

Jakarta - Sistem pertanian perkotaan (urban farming) yang memanfaatkan lahan terbatas untuk bertanam mampu membantu masyarakat Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, memenuhi kebutuhan sayur setiap harinya.

"Kegiatan 'urban farming' menjadi salah satu solusi untuk menghijaukan lingkungan sekaligus mewujudkan program ketahanan pangan di Pulau Kelapa," kata Lurah Pulau Kelapa, Muslim di Jakarta, Selasa.

Warga RW 02 Pulau Kelapa, Indah (45) mengaku untuk memenuhi kebutuhan sayuran di pulau itu cukup sulit dan harus belanja dahulu ke daratan.

Ia mengaku kerap mendapatkan sayur dan buah yang ditanam Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu yang ditanam di area penempatankapal di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara.

"Buahnya besar dan bagus-bagus. Biasanya saya mendapatkan sayur kangkung, bayam dan lainnya," kata dia.



Suku DinasKPKPKepulauan Seribu telah memanen 20 kilogram labu air dari lahan kosong di Pulau Kelapa.

Kepala Seksi (Kasi) Ketahanan Pangan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Parsan mengatakan, panen buah labu air ini yang kedua di kebun tersebut. "Panen ini membutuhkan waktu tiga bulan sejak pembibitan," kata dia.

Ia mengatakan, "urban farming' dilakukan di lahan seluas delapan meter persegi (m2). Lahan ini ditanami berbagai sayuran dan buah, mulai dari kangkung, bayam, pakcoy bahkan terdapat pare, cabai, melon goldendan buah timun suri.

Menurut dia, area kebun "docking" kapal ini juga dimanfaatkan sebagai edukasi kegiatan "urban farming" skala rumahan.

"Kami berharap warga pulau semakin banyak yang sadar untuk menjaga ketahanan pangan dengan kegiatan budidaya tanam secara mandiri," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.