Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semoga Tidak Sampai Indonesia, Malaysia Mulai Antisipasi Dampak Kesehatan Serangan Cuaca Panas

📅 Sabtu, 02 Mar 2024, 10:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Sampai Indonesia, Malaysia Mulai Antisipasi Dampak Kesehatan Serangan Cuaca Panas Doc: ANTARA/Virna P Setyorini
Ket. Lanskap gedung-gedung pencakar langit di Kuala Lumpur, Sabtu (2/3/2024).

Kuala Lumpur - Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) mengeluarkan imbauan kesehatan untuk mengantisipasi cuaca panas dengan suhu maksimal hingga 40 derajat Celsius yang diprakirakan dapat melanda tujuh negara bagian dan satu wilayah persekutuan.

Direktur Jenderal Kesehatan KKM DR Muhammad Radzi dalam pernyataan media yang diakses di Kuala Lumpur, Sabtu, mengatakan kementeriannya melakukan pemantauan sejak Minggu Epidemi (ME) 1 tahun 2024 hingga ME 9 dan mendapati jumlah kumulatif penyakit akibat cuaca panas sebanyak 13 kasus, dan empat di antaranya terkena serangan panas sedangkan sembilan lainnya kelelahan akibat panas.

Tujuh kasus kesehatan karena cuaca panas terjadi di Perak, lima kasus di Kedah, dan satu di Sabah. Dan seluruh kasus kesehatan tersebut, menurut dia, disebabkan oleh aktivitas fisik di luar gedung saat cuaca panas.

Saat ini, terdapat satu kasus serangan cuaca panas yang harus dirawat di ruang perawatan intensif (ICU) dan satu kasus kelelahan akibat cuaca panas yang dirawat di bangsal normal Rumah Sakit Sultanah Maliha, Langkawi, Kedah. Sementara 11 orang lainnya sudah mendapat perawatan dan sembuh.

Oleh karena itu, ia mengatakan KKM mengingatkan masyarakat untuk melakukan tindakan pencegahan saat cuaca panas, khususnya pada bulan Ramadhan. Rencanakan aktivitas luar ruang dan menghindari waktu puncak cuaca panas antara pukul 11.00 hingga 16.00 petang.

KKM mengimbau masyarakat menjaga asupan air setidaknya delapan gelas per hari khusus bagi mereka yang berpuasa guna mengatur suhu tubuh. Serta mengurangi minum air manis, berkafein, dan berkarbonasi karena tidak baik untuk hidrasi tubuh.

KKM juga menyarankan masyarakat sering mendinginkan suhu tubuh dengan kipas angin, penyejuk udara atau sering mandi.

Paparan cuaca panas dalam jangka waktu lama dan kurang minum air putih dapat berdampak buruk bagi kesehatan, terutama bagi kelompok risiko tinggi seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis.

Ia mengatakan gejala penyakit akibat panas ekstrem mulai dari sakit kepala, mudah lelah, kurang konsentrasi, pusing, otot lemah atau kram dan mual. Kondisi semakin ekstrem dapat menyebabkan dehidrasi, kebingungan dan koma.

Departemen Meteorologi Malaysia (METMalaysia) mengeluarkan status cuaca panas pada Jumat (29/2), dan sejumlah negara bagian serta wilayah dilaporkan berada pada Level Peringatan 1 Waspada dengan suhu maksimum dapat mencapai 35 hingga 37 derajat Celsius selama tiga hari berturut-turut.

Negara bagian itu antara lain Perlis, Kedah, Penang, Perak, Selangor, Sarawak, Sabah, serta Wilayah Federal Kuala Lumpur.

MET Malaysia juga mengeluarkan status cuaca panas Level Peringatan 2 Gelombang Panas untuk daerah Pokok Sena di Kedah, dengan suhu maksimal harian dapat melebihi 37 hingga 40 derajat Celsius selama minimal tiga hari berturut-turut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Daerah
Harga Cabai di Mataram Turu...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.