Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Stunting, BKKBN Maluku Utara Edukasi Remaja Soal Anemia

📅 Jumat, 01 Mar 2024, 08:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Stunting, BKKBN Maluku Utara Edukasi Remaja Soal Anemia Doc: ANTARA/Abdul Fatah
Ket. Tim BKKBN Maluku Utara memberi edukasi gizi dan pencegahan anemia kepada remaja yang tergabung dalam Pusat Informasi dan Konseling Remaja sebagai salah satu upaya mencegah stunting, Jumat (1/3/2024).

TERNATE - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Maluku Utara memberi edukasi tentang gizi dan pencegahan anemia kepada remaja yang tergabung dalam Pusat Informasi dan Konseling Remaja sebagai salah satu upaya untuk mencegah stunting.

Kepala BKKBN Perwakilan Maluku Utara Nuryamin di Ternate, Jumat (1/3), mengatakan salah satu upaya untuk mencegah stunting dengan meningkatkan status gizi remaja sebagai calon pasangan pengantin agar tidak mengalami anemia.

Pihaknya menargetkan 86 Pusat Informasi dan Konseling Remaja mendapatkan edukasi soal gizi dan pencegahan anemia.

Dengan demikian, katanya, para remaja memahami soal gizi dan pencegahan anemia dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting.

"Remaja perlu mendapatkan penguatan kapasitas dan perilaku agar memiliki pemahaman, kesadaran dan perilaku yang positif sehingga memiliki status gizi dan kesehatan yang ideal dan pada saatnya menikah dan hamil tidak memiliki faktor risiko melahirkan bayi stunting," ujar Nuryamin.

Dia menjelaskan anemia rentan dialami oleh remaja putri karena siklus menstruasi setiap bulan.

Dia menyebut anemia dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh dan produktivitas.

Anemia pada remaja putri, kata dia, dapat berisiko saat hamil dan akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin.

Nuryamin mengatakan anak-anak remaja saat ini harus mempunyai rencana dan persiapan sebagai calon ibu untuk melahirkan anak yang sehat dan bebas dari stunting.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ternate Rajman Makka berharap, remaja yang mendapatkan edukasi tersebut dapat menjadi konselor bagi teman-teman sebaya di sekolah masing-masing.

"Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah stunting dari hulu," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

54 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.