Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jangan Khawatir, Pemda Kaltim: Stok Pangan Kaltim Aman Hindari Aksi Borong

📅 Senin, 26 Feb 2024, 00:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Khawatir, Pemda Kaltim: Stok Pangan Kaltim Aman Hindari Aksi Borong Doc: ANTARA/Ahmad Rifandi
Ket. Aktivitas pedagang di Pasar Segiri Samarinda, Kalimantan Timur.

Samarinda - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Disperindagkop UMKM) Kalimantan Timur Heni Purwaningsih mengatakan stok beras dan pangan lainnya di provinsi tersebut cukup dan masyarakat tidak perlu memboroskan menjelang hari bulan Ramadhan.

"Kami memiliki Tim Monitoring Harga yang setiap hari melakukan pemantauan harga di pasar dan mengawasi stok," ujar Heni di Samarinda, Minggu.

Ia menambahkan bahwa beberapa daerah di Kaltim juga sudah berkomitmen untuk menjadi lumbung pangan, seperti Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Berau, atau Kutai Barat.

Apalagi, ada Ibu Kota Nusantara (IKN), maka di daerah-daerah mitra IKN juga kini sudah bersiap memenuhi kebutuhan pangan orang-orang yang masuk ke IKN.

"Kesiapan daerah ini memang tidak bisa dilakukan secara sepihak, pasti perlu kolaborasi dan bersinergi," tuturnya.

Jadi, pemerintah provinsi sendiri melalui Pj Gubernur Kalimantan Timur juga sudah membangun kolaborasi sinergi dengan Forkopimda, tidak hanya dengan pemerintah daerah, tapi juga dengan TNI, Polri, dan sebagainya. Semuanya bahu-membahu bersinergi untuk membangun ketahanan pangan di Kalimantan Timur

Heni menjelaskan bahwa upaya-upaya yang dilakukan untuk membangun ketahanan pangan di Kaltim antara lain adalah dengan melakukan gerakan tanam pangan, seperti tanam padi dan sebagainya, yang juga dimasifkan oleh Forkopimda.

Kemudian, juga mempersiapkan infrastruktur di sektor pertanian, seperti bendungan, irigasi, dan titik sumber air, yang juga semakin banyak dibangun dan disiapkan untuk mendukung kesiapan untuk ketahanan pangan dan mewujudkan cita-cita menjadi lumbung pangan.

"Menjelang Ramadhan dan lebaran, itu ada kecenderungan peningkatan permintaan. sehingga jika stoknya tidak berubah, pasti harganya naik. Itulah yang kami jaga, kita ada Tim Pengendali Inflasi di provinsi maupun di kabupaten/kota," paparnya.

Salah satu strategi yang disiapkan untuk stabilisasi harga pangan, lanjut Heni, adalah dengan menyiapkan toko-toko atauoutletpenyeimbang yang sudah dibentuk di kabupaten/kota, yang fungsinya menjual barang kebutuhan pokok dengan harga yang wajar. Nantinya, tinggal bagaimana jaringan toko-toko atauoutletpenyeimbang itu disatukan.

"Rencana besarnya kami akan membuat semacam pusat distribusi. Inilah yang akan mengatur, menjamin pasokan barang kebutuhan pokok Kaltim lancar dan terkendali," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

52 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.