Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementan: 7.186 Tanaman Diberi Perlindungan Varietas

📅 Minggu, 25 Feb 2024, 18:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementan: 7.186 Tanaman Diberi Perlindungan Varietas Doc: ANTARA/HO-Humas Kementan
Ket. Ketua Kelompok Pendaftaran Varietas Tanaman Kementan M Luthful Hakim (kiri) secara virtual dalam acara PVTPP on Talk Seri 15 di Jakarta, Sabtu (24/2/2024).

JAKARTA - Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat hingga saat ini telah ada 7.186 varietas yang sudah diberi nama terkait dengan perlindungan varietas tanaman (PVT) maupun pendaftaran varietas tanaman.

"Sampai saat ini ada 7.186 varietas yang sudah diberi nama terkait dengan PVT maupun pendaftaran varietas tanaman," Ketua Kelompok Pendaftaran Varietas Tanaman Kementan M Luthful Hakim secara virtual dalam acara PVTPP on Talk Seri 15 di Jakarta, Sabtu (24/2).

Luthful menuturkan salah satu tugas dan fungsi Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementan adalah memberikan layanan pengelolaan perlindungan varietas tanaman.

Dia menyebut perlindungan yang diberikan meliputi pendaftaran varietas lokal dan hasil pemuliaan, pendaftaran peredaran/pelepasan varietas tanaman, dan perlindungan varietas tanaman.

Luthful menerangkan pengelolaan perlindungan varietas tanaman guna melindungi seluruh plasma nutfah dan mendorong pengembangannya untuk menghasilkan varietas yang unggul.

"Sehingga bermuara pada peningkatan produktivitas hasil pertanian nasional dan penyediaan stok pangan nasional," ujar Luthful.

Luthful menuturkan perlindungan tersebut sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk terus melakukan pembenahan besar-besaran dalam rangka meningkatkan produksi pangan strategis melalui beberapa mekanisme, dan salah satunya adalah penggunaan benih unggul bersertifikat.

Dalam pengelolaan perlindungan varietas tanaman, lanjut Luthful, salah satu hal yang penting dan perlu untuk diperhatikan adalah penamaan varietas.

"Pengaturan penamaan varietas tanaman sangat penting untuk membedakan satu varietas dengan varietas yang lainnya; nama varietas ibarat KTP, menjadi identitas bagi suatu varietas tanaman," kata Luthful.

Luthful menambahkan bahwa penamaan varietas tanaman telah diatur mulai tahun 2004 melalui Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2004 dan Permentan Nomor 29 Tahun 2021.

Ia mengatakan beberapa ketentuan yang harus diperhatikan oleh pendaftaran varietas tanaman, seperti nama harus mencerminkan identitas varietas; tidak menimbulkan kerancuan karakteristik, nilai atau identitas; belum pernah digunakan, tidak menggunakan nama orang terkenal, kecuali telah mendapatkan izin dari yang bersangkutan atau ahli warisnya;

Selain itu, tidak menggunakan nama alam; tidak menggunakan lambang negara; dan tidak menggunakan merek dagang untuk barang dan jasa yang dihasilkan dari bahan propagasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.