Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasukan AS Tembak Jatuh 3 Drone Houthi, Hancurkan 7 Rudal Anti-kapal

📅 Sabtu, 24 Feb 2024, 10:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasukan AS Tembak Jatuh 3 Drone Houthi, Hancurkan 7 Rudal Anti-kapal Doc: Bussiness Insider/AFP/Stocktrek/Getty/Alberto Pizz
Ket. Kapal perusak AS USS Laboon (kiri) dan F-18 Super Hornet (kanan) menembak jatuh lebih dari selusin drone dan rudal yang ditembakkan oleh pemberontak yang didukung Iran di dekat Laut Merah.

WASHINGTON - Pasukan Amerika menembak jatuh tiga drone penyerang di dekat kapal komersial di Laut Merah pada Jumat (23/2) dan menghancurkan tujuh rudal jelajah anti-kapal yang ditempatkan di darat, kata militer AS.

Kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran telah menargetkan pelayaran dan serangan mereka terus berlanjut meskipun Amerika dan Inggris berulang kali melakukan serangan untuk melemahkan kemampuan kelompok itu.

Pada Jumat pagi, pasukan AS "menembak jatuh tiga serangan satu arah (drone) Houthi di dekat beberapa kapal komersial yang beroperasi di Laut Merah. Tidak ada kerusakan pada kapal apa pun," kata Komando Pusat (CENTCOM) di media sosial.

Dalam sebuah pernyataan pada hari yang sama, CENTCOM mengatakan pasukan AS menghancurkan "tujuh rudal jelajah anti-kapal Huthi yang didukung Iran yang siap diluncurkan menuju Laut Merah."

Dikatakan, serangan-serangan itu yang dilakukan antara pukul 12.30 hingga 19.15 waktu Sanaa, dilakukan untuk membela diri.

"Pasukan CENTCOM mengidentifikasi rudal-rudal ini di wilayah yang dikuasai Houthi di Yaman dan menyimpulkan bahwa rudal-rudal tersebut merupakan ancaman terhadap kapal dagang dan kapal Angkatan Laut AS di wilayah tersebut," katanya dalam sebuah pernyataan.

Sehari sebelumnya, pasukan Amerika menyerang empat drone Houthi serta dua rudal jelajah anti-kapal, kata CENTCOM, seraya menambahkan bahwa senjata tersebut "siap diluncurkan dari wilayah Yaman yang dikuasai Houthi menuju Laut Merah."

Kelompok Houthi mulai menyerang kapal-kapal Laut Merah pada bulan November. Mereka menyatakan menyerang kapal-kapal yang terkait dengan Israel untuk mendukung warga Palestina di Gaza, yang telah dirusak oleh perang Israel-Hamas.

Pasukan Amerika dan Inggris membalas dengan serangan terhadap kelompok Houthi, yang sejak itu menyatakan kepentingan Amerika dan Inggris sebagai sasaran yang sah juga.

Kemarahan atas tindakan Israel yang menghancurkan di Gaza - yang dimulai setelah serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada tanggal 7 Oktober - telah berkembang di Timur Tengah, memicu kekerasan yang melibatkan kelompok-kelompok yang didukung Iran di Lebanon, Irak, Suriah, dan Yaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

33 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.