IHSG Rawan Koreksi Lanjutan

Selasa, 20 Feb 2024, 09:07 WIB

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan koreksinya, hari ini (20/2). Pergerakan IHSG bakal dipengaruhi sikap investor yang cenderung menanti atau wait and see Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) dan arah kebijakan moneter Tiongkok.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Selasa (20/2), secara teknikal masih rawan melanjutkan koreksinya dengan support di posisi 7.202 dan resistance di 7.370. Menurutnya, investor masih mencermati rilis suku bunga Tiongkok yang diperkirakan akan bertahan pada 3,45 persen.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/2) sore, ditutup melemah di tengah pelaku pasar bersikap wait and see Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI). IHSG ditutup melemah 38,84 poin atau 0,53 persen ke posisi 7.297,70, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 8,34 poin atau 0,53 persen ke posisi 998,28.

"Indeks saham di Asia Senin (19/02) ini ditutup beragam dengan kecenderungan melemah, dengan MSCI Asia- Pasifik di luar Jepang terpangkas 0,1 persen setelah melonjak 2 persen pekan lalu, seiring dengan pudarnya peluang penurunan suku bunga di tingkat global," sebut Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta, awal pekan ini.

Data Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat (AS) memperlihatkan bahwa inflasi di level produsen naik 0,3 persen month to month (mtm) pada Januari 2023, atau tertinggi dalam lima bulan, setelah turun minus 0,1 persen (mtm) pada Desember 2023.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.