Hadapi El Nino! Kementerian PU Gaspol Perkuat Irigasi di 12.000 Titik

Rabu, 15 Jul 2026, 13:27 WIB

JAKARTA – Menghadapi musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di berbagai daerah. Hingga 14 Juli 2026, pelaksanaan P3TGAI secara nasional telah mencapai progres fisik 13,08% serta menyerap 26.602 tenaga kerja atau setara 159.640 Hari Orang Kerja (HOK) , sekaligus memperkuat jaringan irigasi untuk menjaga pasokan air ke lahan pertanian.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, di tengah tantangan musim kemarau, keberadaan jaringan irigasi yang andal menjadi salah satu kunci menjaga produktivitas pertanian. Oleh karena itu, Kementerian PU terus mempercepat pembangunan irigasi melalui pola padat karya yang sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Ket. Foto: Menghadapi musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di berbagai daerah — Sumber: istimewa

"Program ini adalah instrumen penting untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata di seluruh lapisan masyarakat. Dengan melibatkan warga setempat dalam pembangunan, padat karya membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan daya beli masyarakat," kata Menteri Dody di Jakarta, Rabu (15/7).

Pada Tahun Anggaran 2026, Kementerian PU menargetkan pelaksanaan P3TGAI di 12.000 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia dengan alokasi anggaran sebesar Rp2,64 triliun. Program ini ditargetkan menyerap 180.000 tenaga kerja atau setara 8.100.000 Hari Orang Kerja (HOK) melalui pelaksanaan kegiatan oleh seluruh Balai Besar/Balai Wilayah Sungai di lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

Salah satu capaian tertinggi program P3TGAI 2026 dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi III Palu. Hingga 14 Juli 2026, dari target 31 lokasi dengan target penyerapan 465 tenaga kerja, progres fisik telah mencapai 55,81% . Penyerapan tenaga kerja bahkan telah mencapai 576 orang atau setara 9.210 Hari Orang Kerja (HOK), melampaui target awal. Capaian tersebut menunjukkan bahwa percepatan pembangunan irigasi mampu berjalan beriringan dengan penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

P3TGAI merupakan program rehabilitasi, peningkatan, dan pembangunan jaringan irigasi tersier yang dilaksanakan secara swakelola oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan P3A (GP3A), maupun Induk P3A (IP3A). Melalui pendekatan ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi pelaksana utama pembangunan sehingga hasil pekerjaan lebih sesuai dengan kebutuhan di lapangan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang dibangun.

Pekerjaan P3TGAI mencakup peningkatan saluran irigasi tersier dari saluran tanah menjadi saluran pasangan batu (lining) yang dikerjakan oleh petani maupun masyarakat setempat dengan sistem upah harian atau mingguan. Selain meningkatkan kualitas layanan irigasi, program ini turut menambah pendapatan masyarakat desa dan menggerakkan perekonomian lokal.

Keberadaan jaringan irigasi yang lebih baik menjadi sangat penting pada musim kemarau. Saluran yang berfungsi optimal membantu memastikan air tetap mengalir hingga ke lahan pertanian, sehingga petani dapat mempertahankan bahkan meningkatkan intensitas tanam dan produktivitas hasil panen. Dengan demikian, P3TGAI turut mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. 

  • Kementerian PU
  • Bangun Infrastruktur
  • Antisipasi El Nino
  • Kesempatan Kerja Padat Karya

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Gempa M 7,7 Guncang NTT, Kemkomdigi Pantau Pemulihan Layanan Seluler

Trump Segera Deklarasikan Selat Hormuz sebagai "Wilayah" AS

Wapres Gibran Sampaikan Duka atas Bencana Gempa M7,7 di NTT, Pastikan Penanganan Maksimal

TNI-Polri dan Pemprov DKI Gelar Aksi Bersih Sungai dan Bantaran di 11 Lokasi

Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg Mulai Hari Ini

Semarak HUT ke-81 RI, SariWangi Hadirkan Pesta Rakyat dan Lomba Gapura di Berbagai Daerah

Gempa dengan Magnitudo 7,7 Picu 111 Gempa Susulan! Ini Imbauan Terbaru BMKG

Masa Depan 'X-Men': Marvel Ungkap Deretan Bintang Para Mutan Profesor Xavier

Pilihan Pelancong Dunia, Vietjet Dinobatkan sebagai Maskapai dengan Seragam Awak Kabin Terbaik

Kekeringan Melanda Natuna, Polres Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga dan Sekolah.

Jembatan Garuda di Tanah Laut Resmi Dimanfaatkan, Warga Kini Lebih Mudah Beraktivitas.

Kampanye “Berani Bicara Berat” Tegaskan Obesitas Sebagai Penyakit Kronis

HUT ke-81 RI, Dedi Mulyadi Pastikan Upacara di Gedung Sate Sekaligus Buka Hasil Revitalisasi.

Sikap Siap Hormat! Prajurit Marinir Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara Telkomsel 74 Meter.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Ajak Warga Rawat Perdamaian dengan Semangat Persaudaraan.

KSOP Ternate Minta Warga Laporkan Petugas yang Terlibat Pungli Pembayaran Bagasi.

Hati-hati! Obesitas Bukan Cuma Soal Penampilan, Ini Masalah Kesehatan Serius!

Rusak 10 Tahun, Bendung Irigasi Ampek Jirek Padang Pariaman Direhabilitasi Rp979,6 Juta.

Khofifah: Pasar Murah Jadi Strategi Jaga Inflasi dan Dekatkan Pangan ke Masyarakat.

Wamenlu Iran Tegas: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut Hanya dengan Cuitan atau Kapal Induk.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.