Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waduh, Dua Pekerja Terluka Akibat Kanopi Kelenteng Kwankong Makassar Roboh

📅 Jumat, 09 Feb 2024, 05:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh, Dua Pekerja Terluka Akibat Kanopi Kelenteng Kwankong Makassar Roboh Doc: ANTARA/Darwin Fatir
Ket. Tangkapan layar - Korban dipapah rekan kerjanya usai terjatuh saat kanopi Klenteng Kwong Kong rubuh di Jalan Sulawesi, Kecamatan Wajo, Makassar, Sulawesi Selatan.

Makassar - Dua pekerja terluka akibat kanopi Klenteng Kwong Kong tiba-tiba roboh saat perbaikan menjelang perayaan Hari Imlek 2024 di Jalan Sulawesi, Kecamatan Wajo, Makassar, Sulawesi Selatan.

"Benar, ada dua pekerja yang tertimpa akibat kanopi klenteng roboh. Keduanya sudah dibawa ke Rumah Sakit," ujar Kapolsek Wajo Ajun Komisaris Polisi Muhtari saat dikonfirmasi di Makassar, Kamis.

Dua orang korban tersebut diketahui bernama Efan (31) beralamat di Jalan Borong Raya dan Muhammad Nasir (53) berdomisili di Jalan Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Sulsel.

Dalam musibah itu, juga satu unit mobil dan satu unit motor ikut rusak akibat tertimpa beban kanopi tersebut.

Sejauh ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab robohnya kanopi Klenteng KwanKong itu.

"Kita masih selidiki penyebabnya. Apakah iniforce majoratau ada kelalaian," kata mantan Kapolsek Tamalanrea ini singkat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, robohnya kanopi Klenteteng Kwantong di jalan Sulawesi nomor 172, Kelurahan Ende, Kecamatan Wajo itu, terjadi pada Kamis (8/2) pukul 11.30 Wita.

Dari informasi diterima diduga baut gantungan atas dari tembok ke badan kanopi tersebut terlepas, sehingga diperkirakan baut kanopi tidak mampu menahan beban berat hingga ambruk ke bawah.

Kepala SPKT Kepolisian Sektor Wajo Inspektur Dua Khairul Hadie yang menerima laporan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Ende mengatakan ada dua pekerja yang menjadi korban sedang bekerja di klenteng tersebut.

Dari informasi pihak klenteng dua pekerja ini sedang memasang bambu untuk pijakan melakukan pengecatan di lantai dua. Selanjutnya, saat memulai mengecat, kanopi di lantai satu rubuh hingga keduanya terjatuh dan terluka.

"Kedua korban sudah di rawat di rumah sakit Stella Maris, satu korban mengalami luka luka robek pada siku dan satu lagi pada pinggang belakang. Keduanya luka ringan," kata Khairul.

Saat ditanyakan apakah dengan kejadian tersebut Klenteng Kwang Kong itu masih bisa digunakan untuk pelaksanaan penyambutan Hari Raya Imlek, ia memastikan masih bisa digunakan seperti biasa setelah material kanopi dibersihkan.

"Untuk operasional tidak (ditutup) dan tetap berjalan karena ada pintu sebelah bagi jemaah yang ingin masuk di klenteng. Kami dari kepolisian memastikan aman dan jemaah bisa menjalankan ibadah," katanya.

Sedangkan Camat Wajo Nimrod Sembe menambahkan, musibah robohnya kanopi tersebut tidak mengganggu persiapan penyambutan Imlek di Klenteng Kwan Kong dan klenteng tetap dibuka seperti biasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

58 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.