Waduh, Belasan Pompa Air di Jakarta Barat Rusak karena Sampah
Kamis, 08 Feb 2024, 02:01 WIBJakarta - Sebanyak 15 pompa air di Jakarta Barat (Jakbar) sejak tahun lalu hingga saat ini rusak karena sampah.
"Sekitar 10-15 pompa rusak (karena sampah), tapi langsung diperbaiki sepanjang 2023 hingga saat ini," kata Kepala Seksi Pengelola Sarana dan Prasarana Pengendali Banjir Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakbar, Wira melalui saat dihubungi di Jakarta, Rabu.
Pompa-pompa tersebut rusak utamanya akibat beberapa jenis sampah seperti ban, besi behel, balok kayu serta akumulasi sampah yang lain.
"Iya, ban dalam, besi behel dan balok kayu," ujar Wira.
Ia menyebut sampah merupakan musuh utama bagi pompa karena menghalangi kinerja pompa.
"Sampah itu musuh utama pompa. Kalau sampah banyak, menghambat aliran air. Kalau sudah masuk ke pompa, pompa mesti berhenti operasi untuk dibersihkan," kata Wira.
Adapun beberapa contoh aliran kali di Jakbar yang kinerja pompa sering dihambat oleh sampah adalah Kali Perumnas Cengkareng dan Saluran Penghubung Taman Ratu.
"Kali Perumnas Cengkareng, PHB Taman Ratu, hampir semua kali. Tidak ada kali kita yang bebas sampah," ujar Wira.
Pada musim hujan kali ini, Wira memastikan kesiapan pompa di wilayah Jakbar.
"Pompa bergerak 70 unit, pompa stasioner 142 unit. Semua pas musim hujan, operasional," kata Wira.
Ia meminta masyarakat untuk bekerja sama menjaga kinerja pompa dengan tidak membuang sampah sampah kali.
"Jadi, mohon kerja samanya. Sampah itu jangan dibuang ke kali, buang ke tempat sampah," kata Wira.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ketimpangan Gender Turun tapi Disparitas Wilayah Masih Tinggi
-
Hari Pertama Kembali ke Sekolah Pasca-Lebaran
-
Pertamina Beri Literasi Energi-Kesiapan SDM melalui Edukasi Industri
-
Polda Maluku Cegah Peredaran 825 kg Merkuri Ilegal
-
Bisa Pulang Berkat Telkomsel Poin: Mudik Hepi 2026 Resmi Berangkatkan 1.100 Saudara untuk Lebaran di Kampung Halaman
-
Mobil Listrik Ditinggal Lama? Pakar ITB Sarankan Lepas Terminal Aki dan Jaga Baterai 40–60 Persen
-
KDM Stop Izin Wisata & Perumahan, Jawa Barat "Siaga Satu" Selamatkan Kawasan Hutan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.