Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini yang Dilakukan Pemprov Maluku Bersama Kabupaten dan Kota untuk Kendalikan Inflasi

📅 Rabu, 07 Feb 2024, 05:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini yang Dilakukan Pemprov Maluku Bersama Kabupaten dan Kota untuk Kendalikan Inflasi Doc: Antara/DedyAzis
Ket. Sekda Maluku Sadali Ie (kiri) bersama Kepala BPS Maluku Maritje Pattiwaellapia.

Ambon - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku melakukan langkah-langkah kongkret untuk memperkuat kolaborasi antarkabupaten/kota dalam menekan angka inflasi di daerah itu.

"Langkah-langkah pengendalian inflasi yang dilakukan seperti gelar pangan murah/pasar murah, aktif melakukan rapat koordinasi pengendalian inflasi antarkabupaten/kota, dan melakukan kerja sama antardaerah," kata Sekretaris daerah (Sekda) Maluku Sadali Ie di Ambon, Selasa.

Kemudian pemantauan harga dan stok pangan, menjaga jalur distribusi dari sentra produksi ke pasar-pasar tradisional, memprioritaskan bongkar muat bahan pokok di pelabuhan, pembagian paket sembako gratis kepada masyarakat yang membutuhkan, dan memonitor harga di Pasar Mardika.

Pasalnya kata Sekda berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Januari 2024 Inflasi berdasarkan IHK yakni pada Kabupaten Maluku Tengah yakni sebesar 6,46 persen Yoy, Kota Ambon 2,74 persen Yoy, dan Kota Tual 2,88 persen Yoy, sehingga untuk inflasi Provinsi Maluku yakni sebesar 4,12 persen per Januari 2024.

Angka tersebut meningkat jika dibandingkan hasil survei BPS pada Desember 2023 yang mencatat inflasi Provinsi Maluku sebesar 2,81 persen.

Hal itu dikarenakan masuknya Kabupaten Maluku Tengah menjadi daerah penilaian Indeks Harga Konsumen (IHK) beserta dengan Kota Ambon dan Kota Tual.

"Saya kaget inflasi Maluku naik jadi 4,12 persen karena ada penambahan Maluku Tengah, ini yang sangat berdampak pada ukuran kinerja Pemprov, dan ancaman juga bagi tiga kabupaten/kota IHK," ucapnya.

Sekda menjelaskan kolaborasi ini perlu dilakukan untuk menganalisis, membicarakan, mendiskusikan apa yang harus dilakukan dalam melakukan penanganan inflasi ini, dimana inflasi nasional 2,57 persen yoy, untuk itu harus segera malakukan koordinasi, dan bulan depan bisa dilakukan Langkah-langkah dalam penanganan inflasi.

"Sebab Mendagri telah mengingatkan, jika dalam tiga bulan berturut-turut inflasi mengalami kenaikan maka akan dilakukan evaluasi," kata Sadali Ie.

Sekda mengharapkan pada 2024 berbagai langkah strategis dan kerja maksimal dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Maluku dalam melakukan pengendalian inflasi sehingga bermuara pada pertumbuhan ekonomi Provinsi Maluku.

"Mari kita terus berkolaborasi demi mewujudkan Pembangunan yang infklusif dan berkelanjutan di Maluku yang kita cintai ini," ucap Sekda Maluku Sadali Ie di Ambon, Kamis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.