RS Ini Adopsi Teknologi AI untuk Pasien Gagal Jantung
📅 Selasa, 06 Feb 2024, 16:07 WIB | Oleh: Mohammad Zaki AlatasHasil deteksi dari perangkat tersebut akan masuk ke dalam aplikasi handphone untuk kemudian dapat dianalisa oleh dokter dan diberikan penanganan yang tepat. HFM telah dites dengan lebih dari 3000 rekaman dari pasien gagal jantung dari Tan Tock Seng Hospital yang merupakan bagian dari Singhealth Group dari Singapore dan Primaya Hospital, dengan hasil akurasinya mencapai lebih dari 90%.
Saat ini standar perawatan jarak jauh pasien gagal jantung adalah dengan mengukur berat badan secara berkala, namun hal tersebut dianggap kurang efektif dikarenakan penambahan berat badan dapat dipengaruhi oleh banyak hal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!