Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Menyerang 'Drone' Milik Kelompok Houthi dan Iran

📅 Jumat, 02 Feb 2024, 00:00 WIB | Oleh:
AS Menyerang 'Drone' Milik Kelompok Houthi dan Iran Doc: XAVIER JIMENEZ/US NAVY/AFP
Ket. Kapal perusak Angkatan Laut AS menembak jatuh tiga drone Iran dan sebuah rudal yang ditembakkan oleh pemberontak Houthi, Yaman, Rabu (31/1).

WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS), pada Rabu (31/1), melancarkan serangan di Yaman terhadap 10 drone (pesawat tak berawak) penyerang dan sebuah stasiun kendali darat milik pemberontak Houthi yang didukung Iran.

Dikutip dari Yahoo News, sebuah kapal perang AS juga dilaporkan menembak jatuh rudal antikapal yang ditembakkan oleh Houthi dan kemudian menjatuhkan tiga drone Iran.

Meskipun AS baru-baru ini melancarkan serangan terhadap kelompok Houthi dan kelompok lain yang didukung Teheran di wilayah tersebut, AS dan Iran berusaha menghindari konfrontasi langsung, dan jatuhnya tiga drone Iran dapat meningkatkan ketegangan.

"Pada Kamis pagi waktu setempat, pasukan AS menargetkan stasiun kendali darat UAV (pesawat tak berawak) Houthi dan 10 UAV kamikaze Houthi yang menimbulkan ancaman besar terhadap kapal dagang dan kapal Angkatan Laut AS di wilayah tersebut," kata Centcom dalam sebuah pernyataan.

Centcom sebelumnya mengumumkan kapal perang USS Carney telah menembak jatuh rudal balistik antikapal yang ditembakkan oleh Houthi, dan kemudian menjatuhkan tiga drone Iran kurang dari satu jam kemudian. Namun, tidak disebutkan secara jelas apakah drone yang ditembak jatuh oleh kapal perusak angkatan laut itu dirancang untuk menyerang atau mengawasi.

Hancurkan Rudal

Pasukan Amerika Serikat juga menghancurkan rudal permukaan-ke-udara Houthi pada hari Rabu yang menurut Centcom merupakan ancaman terhadap pesawat AS, sebuah penyimpangan dari serangan udara masa lalu yang berfokus pada pengurangan kemampuan pemberontak untuk mengancam pelayaran internasional.

Mereka tidak mengidentifikasi jenis pesawat yang diancam atau lokasi pasti serangan tersebut, hanya mengatakan bahwa serangan tersebut terjadi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi.

Kelompok Houthi mulai menargetkan pengiriman Laut Merah pada bulan November, dengan mengatakan mereka menyerang kapal-kapal yang terkait dengan Israel untuk mendukung warga Palestina di Gaza, yang telah dirusak oleh perang Israel-Hamas.

Pasukan AS dan Inggris membalas dengan serangan terhadap kelompok Houthi, yang sejak itu menyatakan kepentingan Amerika Serikat dan Inggris sebagai sasaran yang sah juga.

Beberapa serangan AS dilakukan terhadap rudal-rudal yang menurut Centcom merupakan ancaman terhadap kapal-kapal, hal ini menunjukkan adanya upaya pengawasan yang kuat yang terfokus pada wilayah yang dikuasai Houthi yang kemungkinan besar melibatkan pesawat militer.

AS juga membentuk satuan tugas angkatan laut multinasional untuk membantu melindungi pelayaran Laut Merah dari serangan berulang-ulang Houthi di rute transit tersebut, yang membawa hingga 12 persen perdagangan global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
KPK Panggil 13 Saksi di Jak...
Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.