Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Purbalingga Antisipasi Lonjakan Wisatawan pada Tahun Baru Imlek

📅 Rabu, 31 Jan 2024, 16:46 WIB | Oleh:
Purbalingga Antisipasi Lonjakan Wisatawan pada Tahun Baru Imlek Doc: ANTARA/HO-Dinkominfo Purbalingga
Ket. Wisatawan dari berbagai daerah mengunjungi Desa Wisata Lembah Asri Serang (D'LAS), Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga.

Purbalingga -- Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan wisatawan pada libur panjang akhir pekan 8-11 Februari yang berkaitan dengan peringatan Isra Miraj, cuti bersama, dan Tahun baru Imlek.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pengelola destinasi wisata terkait dengan adanya lonjakan wisatawan pada libur panjang akhir pekan mendatang, terlebih saat sekarang musim hujan," kata Kepala Bidang Pariwisata Dinporapar Kabupaten Purbalingga Sumarsono di Purbalingga, Rabu.

Dalam hal ini, kata dia, pengelola destinasi wisata diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seiring dengan peningkatan curah hujan yang terjadi sejak beberapa waktu terakhir.

Menurut dia, hal itu dilakukan mengingat sebagian besar destinasi wisata di Purbalingga merupakan wisata alam.

"Jadi, jangan semata-mata karena libur panjang, banyak pengunjung. Faktor keamanan tetap harus diprioritaskan karena cuaca sering hujan seperti saat ini, waspadai terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan," katanya menegaskan.

Ia memperkirakan kunjungan wisatawan ke Purbalingga akan melonjak pada libur panjang akhir pekan mendatang meskipun dalam suasana menjelang pemungutan suara Pemilu 2024.

Menurut dia, momentum Pemilu 2024 tidak berpengaruh signifikan terhadap keinginan masyarakat untuk berwisata.

Kendati demikian, dia mengatakan pihaknya tidak menargetkan jumlah wisatawan yang berkunjung pada libur panjang akhir pekan tersebut.

"Setiap destinasi tentunya punya target masing-masing, dan kami tidak tahu secara perbandingannya. Namun yang pasti pemasukan dunia pariwisata itu ketika momentum lebaran, Natal dan tahun baru, libur sekolah, dan libur panjang akhir pekan," katanya.

Disinggung mengenai target jumlah kunjungan wisatawan ke Purbalingga pada 2024, dia mengatakan pihaknya tidak berani menargetkan terlalu tinggi karena selain adanya momentum pemilu, pada 2024 juga ada pemilihan kepala daerah (pilkada) meskipun sebenarnya tidak berdampak signifikan terhadap kunjungan wisatawan.

"Jadi targetnya naik tapi tidak banyak, ya sekitar 2,4 juta hingga 2,5 juta wisatawan, atau sedikit meningkat dari tahun 2023 yang sebesar 2.350.000 wisatawan," kata Sumarsono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.