Kim Jong Un Pantau Uji Coba Rudal Jelajah yang Diluncurkan dari Kapal Selam

Senin, 29 Jan 2024, 14:25 WIB

SEOUL - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memuji uji coba peluncuran rudal jelajah strategis dari kapal selam sebagai momen penting dalam membangun kekuatan angkatan laut negaranya, kata media pemerintah KCNA, Senin (29/1).

Pyongyang telah mempercepat pengujian senjata pada tahun baru ini, termasuk uji coba "sistem senjata nuklir bawah air" dan rudal balistik hipersonik berbahan bakar padat.

Ket. Foto: Foto yang dimuat Kantor Berita Pusat Korea resmi Korea Utara pada tanggal 29 Januari 2024 menunjukkan penembakan rudal jelajah yang diluncurkan oleh kapal selam Korea Utara pada hari sebelumnya. — Sumber: Yonhap/KCNA

KCNA melaporkan, Kim menyatakan "kepuasan besar" atas uji coba hari Minggu itu, "yang memiliki arti strategis dalam melaksanakan rencana... untuk memodernisasi angkatan bersenjata yang bertujuan membangun kekuatan angkatan laut yang kuat."

Secara terpisah Kim memeriksa "pembangunan kapal selam nuklir" dan membahas isu-isu terkait pembangunan kapal perang baru lainnya, tambah laporan itu tanpa memberikan rincian.

Kapal selam bertenaga nuklir telah masuk dalam daftar senjata strategis yang ditetapkan oleh Kim pada kongres partai penting pada tahun 2021, bersama hulu ledak hipersonik, satelit mata-mata, dan rudal balistik antarbenua berbahan bakar padat.

KCNA mengatakan "rudal jelajah strategis yang diluncurkan dari kapal selam" (SLCM) pada hari Minggu berada di udara selama kurang lebih dua jam, namun media tersebut tidak mengatakan seberapa jauh rudal terbang atau apakah diluncurkan dari atas atau bawah air.

Foto-foto yang disiarkan oleh media pemerintah menunjukkan sebuah rudal meluncur ke langit dari air meninggalkan jejak asap putih yang sangat besar, namun tidak jelas apakah rudal tersebut ditembakkan dari kapal selam.

Berbeda dengan uji coba rudal balistik, pengujian rudal jelajah tidak dilarang berdasarkan sanksi PBB terhadap Pyongyang saat ini.

Kim "memandu" peluncuran dua rudal Pulhwasal-3-31 pada hari Minggu, KCNA melaporkan.

Pulhwasal-3-31 adalah generasi baru rudal jelajah strategis yang menurut Pyongyang baru diuji pertama kali pada hari Rabu.

Rudal jelajah cenderung berbahan bakar jet dan terbang pada ketinggian yang lebih rendah dibandingkan rudal balistik yang lebih canggih, sehingga lebih sulit dideteksi dan dicegat.

Kemampuan pasti peluncuran berbasis laut Korea Utara masih belum jelas, dan uji coba sebelumnya dilakukan dari kapal yang lebih tua, termasuk dari platform bawah air, dan bukan dari kapal selam yang sebenarnya.

Pada bulan Maret tahun lalu, Korea Utara meluncurkan dua SLCM yang terbang sejauh 1.500 kilometer (930 mil), menurut Pyongyang, menempatkan seluruh Korea Selatan dan sebagian besar Jepang dalam jangkauannya.

Namun para analis mengatakan tampaknya senjata tersebut diluncurkan dari atas permukaan air, sehingga menghilangkan manfaat siluman dari senjata tersebut.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.