Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendistribusian Subsidi Harus Sesuai Manfaat

📅 Senin, 22 Jan 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Sementara itu, pakar ekonomi dari Universitas Airlangga, Imron Mawardi, mengatakan, penyelewengan dan distribusi salah sasaran sangat terbuka dalam program subsidi kebutuhan pokok seperti elpiji. Untuk itu pemerintah harus menggunakan formulasi distribusi yang tepat terkait calon penerima, pengawasan, dan mekanisme pembagian.

"Potensi penyelewengan hampir pasti akan terjadi mengingat terdapat disparitas harga yang cukup besar pada setiap program bersubsidi pemerintah. Maka dari itu harus ada pengawasan yang kuat supaya jangan sampai terjadi kecurangan atau penyalahgunaan," kata Imron.

Fahmi dan Imron mengatakan ini menanggapi apa yang disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif. Arifin mengatakan pemerintah mengatur secara ketat pendistribusian elpiji bersubsidi agar diterima sesuai penerima manfaat yakni rumah tangga miskin, usaha mikro dan kecil (UKM), nelayan, dan petani sasaran.

"Harus ada kebijakan pemerintah bagaimana bisa mengoptimalkan subsidi ini diterima dengan baik untuk masyarakat," kata Arifin dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (21/1).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.