Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Status Waspada, Gempa Vulkanik Gunung Sorikmarapi Melonjak

5 Selasa, 21 Jul 2026, 08:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Status Waspada, Gempa Vulkanik Gunung Sorikmarapi Melonjak Status Waspada, Gempa Vulkanik Gunung Sorikmarapi Melonjak Doc: ANTARA
Ket. Gunung Sorikmarapi di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara yang ditetapkan berada pada Status Level II (Waspada) oleh Badan Geologi Kementerian ESDM.

JAKARTA – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan peningkatan aktivitas kegempaan yang signifikan pada Gunung Sorikmarapi di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, yang kini berada pada Status Level II (Waspada).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Lana Saria di Jakarta, Selasa (21/7), mengatakan bahwa lonjakan aktivitas tersebut ditandai dengan peningkatan Gempa Vulkanik Dalam yang tercatat pada Sabtu (18/7).

"Aktivitas kegempaan Gunungapi Sorikmarapi mengalami peningkatan signifikan yang didahului oleh terekamnya Gempa Tektonik Lokal dan Gempa Terasa," kata dia.

Tim PVMBG Badan Geologi melaporkan berdasarkan pengamatan pada 18 Juli 2026 mulai pukul 00.00 hingga 18.30 WIB, tercatat sebanyak 40 kali Gempa Vulkanik Dalam, lima kali Gempa Tektonik Lokal, satu kali Gempa Terasa skala I MMI, dan dua kali Gempa Tektonik Jauh.

Adapun peningkatan aktivitas ini melanjutkan tren kegempaan sebelumnya, di mana sepanjang periode 1 hingga 17 Juli 2026 telah terekam 182 kali Gempa Vulkanik Dalam, 31 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 51 kali Gempa Tektonik Jauh.

Meski terjadi peningkatan kegempaan di kedalaman, Lana menyebut, alat seismograf di Pos Pengamatan Gunung Sorikmarapi hingga saat ini belum merekam adanya aktivitas gempa-gempa dangkal maupun permukaan.

Guna mengantisipasi potensi bahaya, Badan Geologi merekomendasikan masyarakat maupun wisatawan agar tidak memasuki wilayah radius 1,5 kilometer dari pusat kawah utama atau puncak Gunung Sorikmarapi.

"Masyarakat juga diimbau untuk tidak mendekati Kawah Sibangor Tonga, Kawah Sibangor Julu, serta kawah aktif lainnya guna menghindari ancaman semburan lumpur dan gas beracun yang dapat terjadi secara tiba-tiba," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Zelensky Anugerahi Pengharg...
Rona
Ini Daftar Lengkap Pemenang...
Megapolitan
BMKG: Jakarta Diperkirakan ...
Nasional
Perpusnas Ajukan Dua Naskah...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.