- Home
-
- Luar Negeri
-
- Iran Tangkap 11 Tersangka ...
Iran Tangkap 11 Tersangka Peledakan Bom, Pelayat Menuntut Balas Dendam
Sabtu, 06 Jan 2024, 13:15 WIBTEHERAN - Pihak berwenang Iran mengatakan pada Jumat (5/1), pasukan keamanan telah menangkap 11 orang yang dicurigai terlibat dalam dua ledakan bom yang menewaskan hampir 100 orang pada upacara peringatan kematian seorang komandan militer.
Kelompok ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan di Kerman, Iran tenggara pada Rabu (3/1).
Kementerian Intelijen Iran mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukan keamanan menahan dua orang karena memberikan dukungan kepada dua pelaku bom bunuh diri di Kerman dan sembilan orang yang berbasis di wilayah lain Iran yang dicurigai terkait dengan insiden tersebut.
Pemboman tersebut merupakan serangan paling mematikan di Iran sejak Revolusi Islam 1979.
Saat para korban dikuburkan pada hari Jumat, para pelayat menangisi para korban, kerumunan orang meneriakkan "balas dendam, balas dendam," menurut tayangan TV pemerintah.
Hampir 100 orang tewas dalam ledakan pada upacara peringatan kematian komandan militer Jenderal Qassem Soleimani yang dibunuh di Irak pada 2020 oleh pesawat tak berawak AS.
Ledakan terjadi di tengah suasana tegang di wilayah tersebut ketika perang Israel melawan Hamas di Gaza memasuki bulan ketiga.
Kementerian Intelijen mengatakan agen-agennya menyita alat peledak dan bahan mentah, rompi peledak, alat kendali jarak jauh, detonator, dan ribuan pelet yang digunakan dalam rompi peledak. Salah satu pelaku bom bunuh diri diidentifikasi sebagai warga negara Tajikistan, katanya.
ISIS mengatakan pada Kamis bahwa dua anggotanya telah meledakkan sabuk peledak di tengah kerumunan orang yang berkumpul untuk memperingati Soleimani.
"Kami akan menemukan Anda di mana pun Anda berada," kata komandan Garda Revolusi Mayor Jenderal Hossein Salami pada pemakaman di pusat keagamaan Imam Ali di Kerman.
Presiden Iran Ebrahim Raisi mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi: "Pasukan kami akan memutuskan tempat dan waktu untuk mengambil tindakan".
Pada 2022, ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap kuil Syiah di Iran yang menewaskan 15 orang. Serangan sebelumnya yang diklaim oleh ISIS termasuk dua pengeboman pada 2017 yang menargetkan parlemen Iran dan makam pendiri Republik Islam Ayatollah Ruhollah Khomeini.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA
Berita Terkait:
-
Bapanas Usul DMO Minyakita Naik Jadi 60 Persen demi Stabilitas Harga
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
Jangan Minum Es! Gubernur Kalsel Ingatkan Risiko Kesehatan bagi Jamaah Haji
-
Seorang Tentara AS yang Terlibat Misi Anti-ISIS Tewas dalam Insiden Pelatihan di Irak
-
Menko Infrastruktur Dorong Kereta Luar Jawa untuk Pemerataan dan Transportasi Hijau
-
Tragedi Bom di Kolombia: Ledakan di Jalan Tol Sisakan Lubang 200 Meter Kubik
-
Boston Celtics Kalahkan Philadelphia 76ers 123-91
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.