Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantuan Belum Mampu Turunkan Angka Kemiskinan secara Signifikan

📅 Jumat, 05 Jan 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Pemborosan Anggaran

Dari Yogyakarta, peneliti Mubyarto Institute, Awan Santosa, mengatakan kualitas belanja APBN diukur dari realisasi dampaknya sesuai amanat konstitusi, terutama dalam penciptaan lapangan kerja, pengurangan pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan.

Dia pun meminta agar belanja yang tidak efisien harus dikurangi, apalagi yang terkesan pemborosan anggaran dan sama sekali tidak mendongkrak ekonomi masyarakat. Lambatnya penurunan angka kemiskinan menandakan masih banyaknya penyaluran anggaran yang tidak efisien atau kualitasnya rendah.

Sementara itu, pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, mengatakan yang harus menjadi pelajaran dari realisasi defisit APBN pada 2023 adalah perencanaan pemerintah yang semestinya bisa lebih baik. Perencanaan sangat penting untuk mencapai tujuan-tujuan APBN yang telah ditetapkan.

"Indonesia menghadapi berbagai tekanan ekonomi, baik dari ekternal dan internal, maka penggunaan anggaran negara yang baik dan perencanaan yang baik adalah kunci untuk menyelamatkan perekonomian negara," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Olahraga
Chelsea Umumkan Transfer Ge...

Obsesi Jadi Vampir, Pria Inggris Ini Tebar Teror di Gereja

59 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...
Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...
Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.