Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Xi Jinping Tegaskan Reunifikasi Tiongkok-Taiwan Tak Dapat Dihindari

📅 Senin, 01 Jan 2024, 11:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Xi Jinping Tegaskan Reunifikasi Tiongkok-Taiwan Tak Dapat Dihindari Doc: ANTARA/Xinhua/Xie Huanchi
Ket. Presiden Tiongkok Xi Jinping.

BEIJING - Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Minggu (31/12) menegaskan bahwa reunifikasi Taiwan dengan Tiongkok adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari.

Pernyataan itu disampaikan Xi dalam pidatonya pada malam tahun barumenjelang pemilihan presiden Taiwan pada 13 Januari mendatang.

"Tiongkok pasti akan bersatu kembali, dan semua warga Tiongkok di kedua sisi Selat Taiwan harus terikat oleh tujuan yang sama dan ikut serta dalam kejayaan kebangkitan bangsa Tiongkok," kata Xi, menurut Kementerian Luar Negeri Tiongkok.

Pernyataan Xi kembali menunjukkan tekad Beijing untuk menyatukan Taiwan dengan Tiongkok, meskipun Taiwan adalah pulau demokratis yang memiliki pemerintahan sendiri. Tiongkok menyatakan akan menggunakan kekerasan jika perlu untuk mencapai tujuannya tersebut.

Taiwan memisahkan diri dari Tiongkok akibat perang saudara pada 1949.

Wakil Pemimpin Taiwan Lai Ching-te dari Partai Progresif Demokratik, yang berkuasa dan memiliki pandangan independen, saat ini unggul dalam persaingan pemilihan presiden Taiwan menurut jajak pendapat baru-baru ini.

Namun, Hou Yu-ih, kandidat dari partai oposisi utama Partai Nasionalis, yang menawarkan dialog dengan Tiongkok, semakin mendekati keunggulan Lai.

Xi bertukar ucapan selamat tahun baru dengan timpalannya dari Rusia Vladimir Putin dan mengutarakan harapannya untuk "meningkatkan rasa saling percaya, memperluas kerja sama, dan meneruskan persahabatan untuk memastikan bahwa hubungan Tiongkok-Rusia terus bergerak di jalur yang benar," kata Kementerian Luar Negeri Tiongkok.

Hubungan Xi dan Putin kian hangat setelah keduanya secara bergantian melakukan kunjungan ke negara masing-masing pada 2023. Tiongkok menentang sanksi Barat terhadap Moskow atas perang yang telah berlangsung hampir dua tahun antara Rusia dengan Ukraina, yang dimulai pada Februari 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Air Baku PDAM Bangka Tengah...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.