Rupiah Menguat Berkat Berlanjutnya Pelemahan Dollar AS
Jumat, 29 Des 2023, 10:18 WIBJAKARTA - Ekonom Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto mengatakan rupiah di akhir perdagangan Kamis menanjak ke Rp15.418 per dollar AS karena berlanjutnya pelemahan dollar AS.
"Sentimen didominasi oleh faktor global, yaitu berlanjutnya pelemahan dollar AS, yang saat ini semakin mendekati level 100 untuk indeks dollar AS," di Jakarta, Kamis (28/12).
Ia menuturkan pelemahan indeks dollar AS dipengaruhi oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga secara agresif oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed pada 2024.
Sedangkan dari dalam negeri, pasar masih menunggu data inflasi untuk bulan Desember 2023, yang sekaligus merangkum inflasi di tahun 2023.
Ia memperkirakan inflasi Desember 2023 akan tetap stabil, pada level 2,85 persen secara year on year (yoy).
Sementara analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan penguatan rupiah juga didukung oleh tren meningkatnya pasar keuangan yang ditopang oleh aliran dana asing yang masuk.
"Aliran dana asing yang terefleksikan pada net beli investor asing di pasar keuangan Indonesia sebesar Rp6,3 trilliun," ujarnya.
Pada penutupan perdagangan Kamis, rupiah menguat 12 poin atau 0,08 persen menjadi Rp15.418 per dollar AS dari penutupan sebelumnya sebesar Rp15.430 per dollar AS.
Redaktur: andes
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tradisi Jamasan Gangsa Wayang Orang Sriwedari
-
Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
-
Telkom Kebut Pemulihan Layanan Pascagempa NTT, Ini Langkahnya
-
Menguatkan Rupiah Hendaknya Menjadi Fokus Pertama Kerja Plt Gubernur Bank Indonesia
-
Dibayangi Tekanan Global - 10 September 2026
-
PP. PBVSI Targetkan Tim U-18 Indonesia Tembus Babak 4 Besar AVC Boys' Asia U18 Volleyball Championship 2026
-
Kabar Baik untuk Pekerja Migran! Kemenkum NTT Perkuat Perlindungan Lewat Posbankum
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.